View Item 
      •   IPB Repository
      • Student Papers
      • Program Kreativitas Mahasiswa
      • PKM - Penelitian
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Student Papers
      • Program Kreativitas Mahasiswa
      • PKM - Penelitian
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Modifikasi sifat kimia dan biologi lumpur lapindo dalam mengurangi salinitas untuk media tumbuh tanaman jagung

      Thumbnail
      View/Open
      laporanAkhir_A14100105_.pdf (1.048Mb)
      Date
      2013
      Author
      Karjono
      Andira, Gandang Maulana
      Piter Sidabutar, Lohot Jon
      Rachmadianti, Nunik
      Rizkia, Tatu
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu sifat kimia yang diketahui dari hasil analisis adalah salinitas lumpur yang sangat tinggi. hal ini diketahui dari hasil analisis laboratorium yang menunjukkan kadar Natriun dalam lumpur sebesar 65,43me/100g. Kadar Natrium yang terlalu tinggi tersebut membuat agregat menjadi sulit terbentuk sehingga selalu akan berbentuk lumpur saat basah karena terjadi dispersi dengan adanya agen dispersi tersebut. Salinitas merupakan hambatan tersendiri dalam pengelolaan tanah. salinitas yang tinggi juga berakibat buruk terhadap pertumbuhan tanaman. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, ternyata kadar garam yang ada di dalam lumpur lapindo sangat tinggi, bahkan Daya Hantar Listrik( DHL) mencapai 25,7 mS/cm. Sehingga perlu dilakukan cara khusus agar permasalahan salinitas ini dapat diatasi. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pencucian dengan gypsum. Adapun jumlah gypsum yang ditambahkan adalah sebanyak 30 gram/kg bobot kering lumpur. Pemberian gypsum ini ternyata cukup berpengaruh terhadap penurunan daya hantar listrik. selama kurang lebih 2 bulan penurunan daya hantar listrik cukup signifikan yaitu turun dari 25,7 mS/cm menjadi 9,92 mS/cm. Reaksi kimia yang terjadi adalah pelepasan Na+ dari jerapan lumpur dan penggantian kompleks jerapan tersebut dengan Ca++. Sehingga garam-garam tersebut lebih mudah tercuci oleh air dan hasilnya adalah berupa penurunan daya hantar listrik pada lumpur. Selain itu, diharapkan Ca++ yang telah terjerap dalam lumpur akan dapat meningkatkan kemungkinan untuk terbentuknya agregat oleh adanya agen flokulasi
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/73113
      Collections
      • PKM - Penelitian [438]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository