| dc.description.abstract | Titik panas merupakan salah satu indikator terjadinya kebakaran hutan. Analisis data titik panas akan menghasilkan informasi yang lebih berguna jika data dikombinasikan dengan karakteristik wilayah yang ada, seperti data kondisi sosial ekonomi berupa kepadatan penduduk, kepadatan sekolah, dan sumber penghasilan penduduk. Kaitan titik panas dengan kondisi sosial ekonomi berguna untuk mempelajari dan mengidentifikasi faktor manusia yang dapat menyebabkan kebakaran hutan. Pada penelitian sebelumnya telah dibangun sistem spatial data warehouse yang menggabungkan visualisasi peta dan operasi online analytical processing (olap). Sistem ini dapat memvisualisasikan 5344 titik panas sebagai hasil operasi olap berdasarkan dimensi waktu dan lokasi saja. Namun, sistem ini belum memberikan informasi lain terkait penyebab kebakaran hutan seperti informasi sosial ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat dimensi sosial-ekonomi dalam sistem spatial data warehouse yang telah ada. Dimensi ditambahkan ke sistem dengan menggunakan schema workbench dan disimpan dalam fail xml yang akan dibaca oleh server spatial olap geomondrian. Pengujian sistem dilakukan dengan memproses input kueri dan operasi olap. Hasil penelitian menunjukan bahwa, modul peta dan modul jpivot berhasil mengeksekusi kueri dengan benar. | en |