Show simple item record

dc.contributor.advisorSyafii, Wasrin
dc.contributor.authorHandayani, Novi
dc.date.accessioned2014-12-09T01:54:51Z
dc.date.available2014-12-09T01:54:51Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/71045
dc.description.abstractTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar zat ekstraktif yang terkandung dalam kayu mahoni (Swietenia macrophylla King), menguji sifat korosi zat ekstraktif tersebut terhadap besi dan baja, dan menganalisis komponen kimia dari fraksi teraktif yang mengakibatkan korosi. Ekstrak aseton difraksinasi dengan metode solvent-solvent extraction dan memperoleh 3 fraksi, yaitu fraksi n-heksana, fraksi etil eter, dan fraksi residu. Serbuk asli, serbuk bebas ekstraktif, dan ekstrak diuji sifat korosinya secara laboratorium. Korosi yang terjadi pada besi dan baja terlihat dari nilai kehilangan beratnya. Pengujian korosi menggunakan serbuk asli menghasilkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan serbuk bebas ekstraktif. Ekstrak etil eter memberikan nilai kehilangan berat tertinggi dalam pengujian laboratorium. Hasil identifikasi komponen kimia menunjukkan bahwa didalam fraksi etil eter terdapat empat senyawa dominan yaitu pirokatekol, phloroglucinol dihidrat, 4-propilkatekol, dan etanol 1-(2-butoxyethoxy).en
dc.language.isoid
dc.subject.ddcForest Product Technologyen
dc.subject.ddcPreservationen
dc.subject.ddc2014en
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baraten
dc.titleSifat Korosi Zat Ekstraktif Kayu Mahoni (Swietenia macrophylla King) terhadap Besi dan Bajaen
dc.subject.keywordanalisis kimiaen
dc.subject.keywordekstraktifen
dc.subject.keywordkehilangan berat logamen
dc.subject.keywordkorosien
dc.subject.keywordSwietenia macrophylla Kingen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record