View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perkembangan Populasi Walang Sangit Leptocorisa oratorius (F.) (Hemiptera: Alydidae) dan Potensi Musuh Alaminya pada Pertanaman Padi.

      Thumbnail
      View/Open
      Fultext (666.0Kb)
      Date
      2013
      Author
      Elischa
      Winasa, I Wayan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Walang sangit (Leptocorisa oratorius) (F.) merupakan salah satu hama penting yang dapat menurunkan produksi padi akibat hisapannya pada bulir padi saat memasuki fase matang susu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan struktur populasi walang sangit pada pertanaman padi dan potensi musuh alaminya. Pengamatan populasi walang sangit dilakukan di lahan milik petani di daerah Situgede, Bogor. Pengamatan walang sangit dilakukan pada pertanaman padi berukuran luas ± 400 m2. Pengamatan ditujukan terhadap telur, nimfa kecil (instar 1 dan 2), nimfa besar (instar 3 sampai 5) dan imago. Pengamatan dilakukan mulai tanaman berumur 42 sampai 101 hari setelah tanam (HST). Musuh alami yang diamati meliputi predator, parasitoid telur dan patogen. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa imago walang sangit mulai ditemukan pada pertanaman padi umur 56 HST (fase primordia). Telur walang sangit mulai ditemukan pada umur 63 HST, nimfa kecil umur 66 HST dan nimfa besar umur 73 HST. Puncak populasi secara keseluruhan terjadi pada umur 94 HST. Musuh alami yang ditemukan pada pertanaman padi adalah predator; yaitu laba-laba (Oxyopidae, Tetragnathidae, dan Araneidae), Coccinellidae, Staphylinidae, Carabidae, Reduviidae, Pentatomidae dan Mantidae; cendawan entomopatogen Beauveria bassiana; dan parasitoid telur Gryon nixoni dan Ooencyrtus malayensis. Kedua parasitoid telur tersebut ditemukan pada pertanaman padi di daerah Situgede, Bogor dan Pamanukan Sebrang, Subang.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/67547
      Collections
      • UT - Plant Protection [2516]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository