Show simple item record

dc.contributor.advisorJuniantito, Vetnizah
dc.contributor.advisorBambang Pontjo P
dc.contributor.authorTestamenti, Vincentius Arca
dc.date.accessioned2014-01-07T02:22:40Z
dc.date.available2014-01-07T02:22:40Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/66776
dc.description.abstractEvaluasi histopatologi dan imunohistokimia dilakukan pada enam kasus adenokarsinoma uterus kelinci, tiga kasus leiomiosarkoma uterus kelinci serta satu kasus berupa adenoma dan leiomiosarkoma pada uterus marmut. Pola pertumbuhan tubulopapilari sangat umum terbentuk pada adenokarsinoma. Adenoma uterus, yang sangat jarang terjadi pada hewan domestik, cenderung membentuk pola pertumbuhan papilari. Penggunaan cytokeratin (CK) AE1/AE3, CK 19, CK 6, CK 15, E-cadherin, N-cadherin, vimentin, α-smooth muscle actin (α-SMA), desmin, dan calponin dievaluasi untuk merintis pemeriksaan imunohistokimia yang baik terhadap tumor uterus. Mayoritas sel-sel epitel neoplastik mengekspresikan CK AE1/AE3, CK19 dan E-cadherin, sedikit sel neoplastik mengekspresikan vimentin. Penggunaan AE1/AE3, CK 19, E-cadherin, dan vimentin disarankan dalam mendiagnosis tumor epitel. Sel otot neoplastik mengekspresikan α-SMA, desmin dan calponin. Calponin, yang menunjukkan ekspresi paling konsisten, disarankan untuk digunakan sebagai marker untuk mendiagnosis spindle-shaped sarcoma pada kelincien
dc.language.isoid
dc.titleUterine Tumors in Rabbit and Guinea Pig: A Histopathological and Immunohistochemical Studyen
dc.subject.keywordhistopatologien
dc.subject.keywordimunohistokimiaen
dc.subject.keywordtumor uterusen
dc.subject.keywordkelincien


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record