Show simple item record

dc.contributor.authorDawy, Yani
dc.date.accessioned2010-04-21T03:42:55Z
dc.date.available2010-04-21T03:42:55Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/5918
dc.description.abstractKemasan kayu yang biasanya digunakan untuk peti, tong kayu, pallet, dunnage, dan lain-lain umumnya terbuat dari berbagai jenis kayu mentah dan bermutu rendah, sehingga sangat berpotensi menjadi sumber dan media pembawa organisme perusak kayu (OPK). Penerapan aturan, syarat dan tindakan karantina terhadap kemasan kayu harus dilaksanakan untuk mencegah OPK ini menyebar di seluruh dunia. FAO pada Maret 2002 telah mengesahkan International Standar for Phytosanitary Measures (ISPM #15) tentang Guidelines for Regulating Wood Packaging Material in International Trade sebagai suatu pedoman standar dalam mengatur syarat-syarat dan tindakan karantina bagi kemasan kayu. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri jalur penyiapan kayu untuk bahan kemasan dan mengetahui jenis-jenis OPK pada kayu yang akan digunakan sebagai bahan kemasan.
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleOrganisme perusak kayu pada bahan baku kemasan kayu dan usaha pengendaliannya dalam persiapan implementasi ISPM # 15id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record