Show simple item record

Reproduction of Telmatherina sarasinorum (Kottelat, 1991) as the foundation of conservation in Lake Matano South Sulawesi

dc.contributor.advisorSulistiono
dc.contributor.advisorSjafei, Djadja S.
dc.contributor.advisorM.F. Rahardjo
dc.contributor.advisorMuchsin, Ismudi
dc.contributor.advisorAdrianto, Luky
dc.contributor.advisorKusumastanto, Tridoyo
dc.contributor.advisorYulianda, Fredinan
dc.contributor.authorNilawati, Jusri
dc.date.accessioned2012-06-14T03:19:49Z
dc.date.available2012-06-14T03:19:49Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/54874
dc.description.abstractThe research was aimed to analyze characteristics of preferential spawning habitat, spatial and temporal distribution, and reproduction of T. sarasinorum in spawning habitat. Research was carried out in Lake Matano from September 2008 to August 2009 at different sampling sites. Fish were caught by using mini beach seine of 10 m length, 3 m depth, and 3 mm mesh size. Habitat condition was analyzed, and water physical chemical characteristics were measured monthly. Fish standard length, total weight, and gonad weight were measured. Results showed that the fish preferred to spawn in sandy gravel arena and root arena shaded by vegetation or boulders. Mean standard length of male and female were 54,50 mm and 48,60 mm, respectively. Male has larger body and dominant in population. Population was dominated by mature individuals. Male and female’s first standard length at gonadal maturation was 40,28 mm and 37,95 mm, respectively. Mean fecundity was 224. Oocyte and spermatocyte development of T. sarasinorum was asynchronic; the species spawned in batches. Oocyte diameter ranged between 0,50 and 1,75 mm. The spawning peaked at the end of dry season with gradual increased of water level. The fish protected the freshly laying eggs. In addition, the sneakers and single males seemed picking the sperm remnants. Currently, conservation of the fish and its habitat is urgently required cause of increasing anthropogenics surrounding the lake.en
dc.description.abstractDanau Matano adalah salah satu pusat biodiversitas dunia yang memiliki endemisitas tinggi. Ikan Telmatherina sarasinorum merupakan salah satu ikan endemik Danau Matano. Ikan ini mempunyai bentuk dan warna yang indah sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai ikan hias, tetapi hingga saat ini belum dapat dipelihara di luar habitat aslinya. Penelitian reproduksi ikan Telmatherina sarasinorum di Danau Matano bertujuan untuk menganalisis karakteristik habitat, distribusi spasial dan temporal dan reproduksi T. sarasinorum yang berada pada habitat pemijahan di Danau Matano. Penelitian dilakukan di Danau Matano Sulawesi Selatan dari bulan September 2008 sampai dengan Agustus 2009 pada 15 lokasi sampling. Ikan contoh ditangkap dengan pukat pantai mini berukuran panjang 10 m, tinggi 3 m dan mata jaring 3 mm. Parameter fisik kimiawi perairan dan substrat pemijahan diukur setiap bulan. Kualitas air dan substrat pemijahan dianalisis. Habitat dan tingkah laku pemijahan ikan dianalisis melalui pengamatan bawah air dengan melakukan snorkeling. Suhu, pH dan oksigen terlarut diukur dengan water quality checker Horiba. Padatan tersuspensi total dan padatan terlarut total diukur di laboratorium. Kecerahan diukur dengan papan putih secara horisontal.
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk 1) mengestimasi tingkat kerentanan pulau-pulau kecil di Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, 2) Mengembangkan dan menentukan kesesuaian spasial untuk pemanfaatan sumberdaya pulau-pulau kecil berdasarkan estimasi kerentanan di Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, 3) Menghitung daya dukung dan tingkat optimalisasi pemanfaatan sumberdaya perikanan pulau-pulau kecil di Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, 4) Mendesain skenario pengelolaan sumberdaya pulau-pulau kecil di Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2007- Desember 2009, yang bertempat di Pulau-pulau Kecil Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan, yang meliputi Pulau Balang Lompo, Pulau Balang Caddi, Pulau Langkadea, Pulau Panambungan, Pulau Badi, Pulau Bontosua, Pulau Pajenekang dan Pulau Sanane.
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectspawning arenaen
dc.subjectpreferencesen
dc.subjectTelmatherina sarasinorumen
dc.titleReproduksi ikan Telnatherina sarasinorum (Kottetat, 1991) sebagai dasar konservasi di danau Matano Sulawesi Selatanid
dc.titleReproduction of Telmatherina sarasinorum (Kottelat, 1991) as the foundation of conservation in Lake Matano South Sulawesien


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record