Show simple item record

dc.contributor.advisorSusetyo, Budi
dc.contributor.advisorSumarno, Hadi
dc.contributor.authorMatondang, Zulkifli
dc.date.accessioned2010-04-19T08:05:33Z
dc.date.available2010-04-19T08:05:33Z
dc.date.issued2001
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/5277
dc.description.abstractPada berbagai penelitian, peubah-peubah yang diamati banyak merupakan data kategorik termasuk data biner. Dalam pemodelan data biner, terdapat sejumlah responden yang membuat proporsi pengamatan menjadi tidak saling bebas. Bila kebebasan antar pengamatan tidak dipenuhi, akan mengakibatkan terjadinya overdispersi. Munculnya overdispersi dalam pengamatan data biner disebabkan oleh: adanya keragaman dalam peluang respon dan adanya korelasi antar peubah respon. Data yang bersifat longitudinal, biasanya ada korelasi antar pengamatan sehingga terjadi overdispersi. Analisis yang sering digunakan untuk data longitudinal dengan respon biner adalah metode logistik atau probit. Analisis dengan metode tersebut dengan asumsi tidak ada korelasi antar pengamatan. Salah satu alternatif metode analisis yang memperhatikan adanya korelasi antar peubah respon adalah REsistent General Estimating Equation (REGEE). Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan metode regresi probit dengan metode REGEE dalam menganalisis data longitudinal yang peubah responnya bersifat biner. Data yang dianalisis dalam penelitian ini yaitu data hasil bangkitan (simulasi) dengan bantuan komputer yang menyebar Bernoulli (0,1). Data bangkitkan tersebut terdiri atas n, yang sama (4 kali pengamatan) dan n, yang berbeda (2, 3 dan 4 kali pengamatan), dimana antar pengamatan mempunyai korelasi yang seragam.
dc.titlePerbandingan Model Regeresi Probit dan REGEEid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record