Show simple item record

dc.contributor.advisorNawawi, Deded Sarip
dc.contributor.authorDewanti, Anita
dc.date.accessioned2011-11-21T03:13:58Z
dc.date.available2011-11-21T03:13:58Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/51875
dc.description.abstractKayu sebagai salah satu produk biologi mempunyai sifat yang sangat beragam, baik antar jenis yang berbeda, jenis yang sama dari pohon yang berbeda, maupun dalam satu batang pohon yang sama. Pada awal pertumbuhan, pohon membentuk jaringan kayu dekat empulur yang dikenal sebagai kayu remaja (juvenile wood). Pembentukan kayu remaja (juvenile wood) sering dikaitan dengan kayu reaksi. Hal ini disebabkan dalam zona juvenile wood dalam pohon seringkali memiliki sifat mirip kayu reaksi. Penelitian sifat-sifat kayu remaja memiliki nilai penting dalam pemanfaatan kayu berumur muda yang umumnya memiliki volume kayu remaja (juvenile wood) yang banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kimia kayu remaja (juvenile wood) dari lima jenis kayu yaitu pinus, kayu manii, sungkai, sengon, dan angsana. Sampel kayu diperoleh dalam bentuk disk dengan diameter 20-22 cm dan diambil dari dua bagian yaitu 3 cm dari empulur dan 2 cm dari arah kulit. Pengujian karakteristik kimia yang dilakukan meliputi kadar polisakarida dan lignin.en
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)en
dc.titleSifat Kimia Kayu Remaja (Juvenile Wood)en


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record