Show simple item record

dc.contributor.authorSolihin, Iin
dc.date.accessioned2011-10-19T03:44:53Z
dc.date.available2011-10-19T03:44:53Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/51064
dc.description.abstractParadigma pembangunan yang dilaksanakan cenderung menekankan pada upaya modernisasi dalam arti fisik yang kurang menyentuh aspek kemanusiaannya (human face of development) din dilaksanakan secara top down. Pendekatan semacam ini memberikan dampak pada terabaikannya aspirasi daerah/masyarakat lokal, sehingga terjadi pemasungan aspirasi masyarakat daerah secara sistematis dan selanjutnya berimplikasi kepada pembangunan yang tidak sesuai (incompatible) dengan aspirasi masyarakat Kebijakan-kebijakan pemerintah yang salah arah (misleading) menyebabkan kegagalan pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan terjadinya kerusakan sumberdaya alam, memperlebar kesenjangan tingkat kehidupan antar kelompok masyarakat, bahkan telah menciptakan kekecewaan-kekecewaan bagi masyarakat daerah yang bermuara pada keinginan untuk memisahkan diri dari Republik Indonesiaen
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)en
dc.titlePenerapan Pengetahuan Tradisional (Traditional Knowledge) dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Laut Menuju Pembangunan yang Berkelanjutanen


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record