Show simple item record

dc.contributor.authorIvanus, Sandrio
dc.date.accessioned2011-09-14T02:52:58Z
dc.date.available2011-09-14T02:52:58Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/50336
dc.description.abstractBiodeteriorasi bangunan berbahan kayu sering rnenjadi permasalahan, seperti di Indonesia yang beriklirn tropis. Biodeteriorasi bukan hanya menimbulkan kerugian ekonorni, tapi juga mengganggu fungsi bangunan tersebut, mengganggu kesehatan dan kenyamanan penggunanya. Selain itu, biodeteriorasi juga menurunkan nilai estetika bangunan. Cuaca yang hangat, lembab dan curah hujan yang tinggi di Indonesia yang beriklim tropis, sangat kondusif bagi terjadinya biodeteriorasi bangunan yang disebabkan oleh organisme perusak kayu, seperti rayap dan jamur pelapuk. Biodeteriorasi harus dikendalikan untuk efisiensi dan kelestarian pemanfaatan hasil hutan (kayu). Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk rnengetahui karakteristik biodeteriorasi pada bangunan rumah di empat daerah yang berbeda suhu dan kelembabannya, terutama menyangkut organisme perusaknya, distribusi kerusakannya dan nilai kerugian yang ditimbulkannya.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleKarakteristik biodeteriorasi kayu pada bangunan rumah di Lembang, Bogor, Serang dan Jakartaen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record