IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Veterinary Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Veterinary Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi Q Fever pada ruminansia di wilayah Bogor dan provinsi Bali menggunakan metode nested-polymerase chain reaction dan uji indirect immunofluorescent antibody

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (281.5Kb)
      Abstract (345.4Kb)
      Full Text (3.784Mb)
      Bab I (480.0Kb)
      Bab II (1019.Kb)
      Bab III (1.212Mb)
      Bab IV (883.5Kb)
      Bab V (521.0Kb)
      Daftar Pustaka (495.2Kb)
      Lampiran (501.2Kb)
      Date
      2006
      Author
      Mahatmi, Hapsari
      Pasaribu, Fachriyan Hasmi
      Soejoedono, Retno Damayanti
      Setiyono, Agus
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Q fever merupakan penyakit zoonosis yang sangat kontagius, menyerang manusia yang ditularkan dari ruminansia; sapi, domba dan kambing serta vektor-vektor lain seperti tikus dan artropoda. Q fever menjadi ancaman kesehatan bagi peternak, pekerja rumah potong dan masyarakat urban dengan tingkat sanitasi lingkungan yang rendah. Penyebab Q fever adalah bakteri Coxiella burnetii yang bersifat obligat intraseluler Penelitian yang dilakukan bertujuan mendeteksi dan mengetahui seroprevalensi C. burnetii penyebab Q fever pada ruminansia; sapi domb hilik IPB (Institut Pertania ian Bogor) dan kambing. Metode yang dipakai untuk identifikasi C.burnetii menggunakan Nested-Polymerase Chain Reaction (Nested-PCR) sedang untuk mengetahui seroprevalensi Q fever digunakan metode uji indirect immunofluorescent antibody (IFA). Hasil penelitian dengan nested-PCR menunjukkan bahwa 15 dari 245 ekor Sapi (6.12%) positif diantaranya 3 adalah sapi Bali, 6 dari 105 ekor domba (5,71%) dan tidak ditemukan C. burnetii pada kambing dari Bali. Hasil penelitian terhadap adanya IgG spesifik C. burnetii menunjukkan seropositif pada 22 ekor dari 69 elgor domba yang diteliti (31,88%) dan 14 ekor dari 69 ekor kambing (20,28%). Titer IgG tertinggi yang terdeteksi adalah sebesar 1:128 yang didapatkan pada 3 ekor domba yang ketiganya sedang bunting. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemungkinan Q fever sudah merupakan kasus endemis yang menyerang sapi, domba dan kambing di wilayah Bogor. Penelitian Q fever pada ruminansia menggunakan metode PCR dan uji IFA adalah yang pertamakalinya dilakukan di Indonesia.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/49815
      Collections
      • DF - Veterinary Science [311]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository