Show simple item record

dc.contributor.authorYosro
dc.date.accessioned2011-08-24T03:52:23Z
dc.date.available2011-08-24T03:52:23Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/49802
dc.description.abstractMouthrot disease merupakan penyakit yang sering menyerang ular. Biasanya penyakit ini selalu berakhir dengan kematian, setelah 2-3 bulan pasca infeksi atau sekitar ± 1 bulan setelah terlihat gejala, apabila tidak ditangani dengan tepat dan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis bakteri yang menyebabkan mouthrot disease pada Leiopython albertisii sehingga dapat diketahui antibiotika yang tepat untuk mengatasinya. Spesimen diambil dari plaque pada Leiopython albertisii yang terkena mouthrot disease. Spesimen selanjutnya dibiakkan pada Mac Conkey agar dan Blood agar sehingga diperoleh 5 koloni terpisah, selanjutnya dilakukan pewarnaan gram, uji motilitas, oksidase dan katalase untuk menentukan genus bakteri yang diidentifikasi. Untuk menentukan spesies dilakukan sejumlah uji biokimia.Uji antibiotika dilakukan dengan metode Kirby-Bauer. Dari identifikasi di laboratorium ditemukan empat jenis bakteri gram negatif yang menyebabkan mouthrot disease yaitu Pseodomonas flourescens, Pseudomonas aeruginosa, Proteus sp, dan Aeromonas aerogenes serta satu jenis bakteri gram positif yang merupakan mikroflora normal mulut yaitu Staphylococcus sp. Suspensi bakteri tersebut resisten terhadap kanamisin dan streptomisin pada dosis 10 ppm dan sensitif terhadap enrofloksasin 5 ppm.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleIsolasi dan Identifikasi Bakteri Penyebab Mouthrot Disease pada Ular Sanca mas (Leipyton albertisii) serta Pengujian Sensitifitasnya terhadap Antibiotikaen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record