| dc.description.abstract | Bakteri penyebab penyakit yang paling serius pada stadia larva dan
post larva udang windu berasal dari genus Vibrio. Berbagai aspek
epidemiologi, genetik, dan interaksinya dengan organisme inang telah dan
sedang dipelajari dalam rangka pengendalian penyakit yang disebabkan oleh
bakteri ini. Namun sejauh ini, cara penanggulangan yang sering dilakukan di
lapangan adalah dengan menggunakan berbagai macam antibiotik sehingga
mengakibatkan patogen menjadi resisten. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mempelajari keragaman genetik Vibrio sp. resisten ampisilin yang
diisolasi dari berbagai stadia perkembangan larva udang windu (Penaeus
monodon) dengan menggunakan Pulsed-Field Gel Electrophoresis (PFGE).
Vibrio sp. diisolasi dari telur, larva (nauplius, zoea, dan mysis), dan
post larva (PL1, PL5, PL10, dan PL1s) udang windu serta air media
pemeliharaan dan pakan alami yang digunakan untuk pembenihan, ditempat
pembenihan udang windu Tambak Inti Rakyat, Labuan, Jawa Barat.
Isolasi bakteri Vibrio sp. dilakukan dengan media selektif Thiosulphate
Citrate Bile Salt Agar (TCBS-agar). Karakterisasi fisiologi dan biokimia
dilakukan dengan menggunakan analisis fisiologi microbact (Medved Science
Pty. Ltd. Australia) dan identifikasinya berdasarkan Baumann et al. (1994). | |