Show simple item record

dc.contributor.advisorSuwanto, Antonius
dc.contributor.advisorSuhartono, Maggy T
dc.contributor.advisorSantosa, Dwi Andreas
dc.contributor.authorWidanarni
dc.date.accessioned2010-04-19T03:14:23Z
dc.date.available2010-04-19T03:14:23Z
dc.date.issued1999
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/4869
dc.description.abstractBakteri penyebab penyakit yang paling serius pada stadia larva dan post larva udang windu berasal dari genus Vibrio. Berbagai aspek epidemiologi, genetik, dan interaksinya dengan organisme inang telah dan sedang dipelajari dalam rangka pengendalian penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini. Namun sejauh ini, cara penanggulangan yang sering dilakukan di lapangan adalah dengan menggunakan berbagai macam antibiotik sehingga mengakibatkan patogen menjadi resisten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari keragaman genetik Vibrio sp. resisten ampisilin yang diisolasi dari berbagai stadia perkembangan larva udang windu (Penaeus monodon) dengan menggunakan Pulsed-Field Gel Electrophoresis (PFGE). Vibrio sp. diisolasi dari telur, larva (nauplius, zoea, dan mysis), dan post larva (PL1, PL5, PL10, dan PL1s) udang windu serta air media pemeliharaan dan pakan alami yang digunakan untuk pembenihan, ditempat pembenihan udang windu Tambak Inti Rakyat, Labuan, Jawa Barat. Isolasi bakteri Vibrio sp. dilakukan dengan media selektif Thiosulphate Citrate Bile Salt Agar (TCBS-agar). Karakterisasi fisiologi dan biokimia dilakukan dengan menggunakan analisis fisiologi microbact (Medved Science Pty. Ltd. Australia) dan identifikasinya berdasarkan Baumann et al. (1994).
dc.publisherIPB (Bogor Agriculture University)
dc.titleKeragaman Genetik Vibrio sp. Resisten Ampisilin yang Diisolasi dari Berbagai Stadia Perkembangan Larva Udang Windu (Penaeus monodon Fab.)id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record