Show simple item record

dc.contributor.authorMarwansyah, M.
dc.date.accessioned2011-07-18T04:27:25Z
dc.date.available2011-07-18T04:27:25Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/48467
dc.description.abstractBaju apron atau apron sangat dibutuhkan untuk melindungi pasien, operator, maupun pembantu operator dari paparan radiasi sinar-X di rumah sakit, poliklinik umum, dan di tempat lain yang menggunakan peralabn radiasi nuklir. Besarnya faktor proteksi suatu apron meningkat dengan semakin tingginya tegangan pesawat sinar-X. Untuk tegangan 60 kV, suatu apron rata-rata rnernpu menyerap 88.5 % dari intensitas radiasi sinar-X, untuk tegangan 70 dan 80 kV, efektifitas apron lebih baik Iagi yaitu sekitar 90 - 93 %. Apron dengan ketebalan Pb tertentu (0.1 - 0.5 mm) rata-rata mampu menyerap radiasi sinar-X sekitar 84 - 94 %. Hal h i menunjukkan bahwa apron sangat berguna untuk mengurangi dosis radiasi yang diterirna tubuh atau biasa juga disebut dosis efektif. Pada penelitian ini dihasilkan bahwa dosis efektif rata-rata yang diterima tubuh untuk berbagai ketebalan Pb pada tegangan pesawat sinar-X 60 - 80 kV sekitar 4 - 15 %. Sehingga didapatknn hubungan antara faktor proteksi dengan besarnya intensitas pesawat sinar-X, dimana semakin tinggi intensitas sinar-X maka faktor proteksi apron akan semakin baik.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePenentuan faktor proteksi baju apronen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record