| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendarahan buatan terkontrol, dengan perlakuan pendarahan 0%, pendarahan 15% dan pendarahan 30% dari volume darah seluruhnya selama sekali seminggu dalam lima minggu pada kambing peranakan Etawah jantan. Parameter yang diperiksa adalah jumlah sel darah merah (RBC), nilai hematokrit (PCV), kadar hemoglobin (Hb), indeks sel darah merah (MCV, MCH dan MCHC) dan jumlah sel darah putih serta preparat ulas darah. Pada penelitian ini digunakan 9 ekor kambing jantan berumur 2 tahun dengan berat badan sekitar 20-30 kilogram. Kemudian dibagi secara acak menjadi tiga kelompok masing-masing terdiri atas 3 ekor. Setiap perlakuan di bagi menjadi tiga kelompok pengamatan. Kelompok pertama tidak dilakukan pendarahan (pendarahan 0%), kelompok kedua dilakukan pendarahan 15%, dan kelompok ketiga dilakukan pendarahan 30% dari volume darah seluruhnya. Pada pendarahan 15% terlihat adanya anemia makrositik-normokromik yang diikuti anemia normositik-normokromik, dengan anisositosis ringan, retikulosit dan poikilositosis. Pendarahan 15% berpengaruh nyata terhadap eritropoiesis, nilai hematokrit, kadar hemoglobin, dan indeks sel darah merah (P<0.05). | |