| dc.description.abstract | Taman Nasional Kutai (TNK) merupakan kawasan hutan hujan tropis dataran rendah yang memiliki potensi sumber daya alam hayati, namun memiliki potensi konflik yang besar. Keutuhan kawasan terancam akibat dari belum efektifnya pengelolaan TNK serta kegiatan penduduk dan perusahaan yang beraktifitas di dalamnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan penutupan lahan dari tahun 2006 hingga tahun 2009, mengetahui laju deforestasi, dan mengidentifikasi penyebab perubahan penutupan lahan di TNK. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data spasial yaitu citra satelit landsat TM path/row 116/60 tahun 2006 dan 2009 dan data atribut yaitu data penunjang yang berupa tulisan maupun dalam angka-angka, diantaranya data kependudukan, data sosial ekonomi masyarakat sekitar dan dalam kawasan TNK, data perambahan kawasan, dan data penunjang lainnya. Kawasan Taman Nasional Kutai diklasifikasikan ke dalam tujuh tipe penutupan lahan, yaitu hutan, lahan terbuka, pemukiman, lahan pertanian, badan air, semak belukar, dan tak ada data. Dalam kurun waktu 2006-2009 telah terjadi perubahan penutupan lahan dalam kawasan TNK. Tipe penutupan lahan yang mengalami penurunan luas wilayahnya pada periode tersebut adalah lahan hutan sebesar 8.094,6 ha ( 6,46%), sehingga laju deforestasi TNK adalah 2.698,2 ha atau 2,15% tiap tahunnya, sedangkan yang mengalami peningkatan adalah lahan pemukiman dan lahan pertanian. Faktor yang mempengaruhi perubahan penutupan lahan adalah perambahan lahan hutan yang dipicu oleh adanya pemukiman dalam kawasan dan jalan poros yang membelah kawasan TNK. Untuk memonitor terjadinya penurunan penutupan lahan hutan yang lebih besar perlu dilakukan analisis perubahan penutupan lahan secara periodik agar perubahan yang terjadi dapat diantisipasi dan dikelola dengan baik. | en |