| dc.description.abstract | Dewasa ini industri ayam ras baik petelur maupun pedaging mengalami
permasalahan yang sangat berat dan mengancam keberlanjutannya sebagai
akibat terjadinya krisis moneter dan krisis ekonomi. Beberapa masalah pokok
dalam industri ayam ras adalah:
1, Masalah penyediaan bahan baku pakan, sebagian besar bahan baku pakan
ternak penting harus diimpor.
2. Adanya indikasi terjadinya ketimpangan struktur pasar baik pada pasar input
(sapronak) dan pasar output (telur dan daging).
3. Kemitraan usaha tidak dijalankan secara konsisten, yang seharusnya bersifat
saling memerlukan, saling memperkuat dan saling menguntungkan, hal yang
terjadi justru sebaliknya, timbul eksploitasi dari yang kuat kepada yang
lemah.
4. Krisis moneter dan ekonomi telah menyebabkan kegoncangan dalam industri
ayam ras, karena terjadinya peningkatan harga sapronak khususnya pakan
menjadi hampir tiga kali lipat sebelum krisis.
Dari uraian di atas timbul suatu pertanyaan apakah dengan terjadinya
krisis moneter dan ekonomi yang melanda Indonesia untuk memenuhi
permintaan produk telur dan daging ayam dalam negeri sebaiknya mengimpor
atau dengan meningkatkan produksi domestik dilihat dari efisiensi penggunaan
sumberdaya domestik dan efisiensi bagi pelaku ekonomi ayam ras. Bagaimana
dampak kebijaksanaan pemerintah atau distorsi pasar yang ada baik pada
output, input serta output dan input secara keseluruhan. | |