Show simple item record

dc.contributor.advisorSinaga, Rudolf S
dc.contributor.advisorSinaga, Bonar M
dc.contributor.advisorErwidodo
dc.contributor.authorSaptana
dc.date.accessioned2010-04-19T01:14:54Z
dc.date.available2010-04-19T01:14:54Z
dc.date.issued1999
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/4704
dc.description.abstractDewasa ini industri ayam ras baik petelur maupun pedaging mengalami permasalahan yang sangat berat dan mengancam keberlanjutannya sebagai akibat terjadinya krisis moneter dan krisis ekonomi. Beberapa masalah pokok dalam industri ayam ras adalah: 1, Masalah penyediaan bahan baku pakan, sebagian besar bahan baku pakan ternak penting harus diimpor. 2. Adanya indikasi terjadinya ketimpangan struktur pasar baik pada pasar input (sapronak) dan pasar output (telur dan daging). 3. Kemitraan usaha tidak dijalankan secara konsisten, yang seharusnya bersifat saling memerlukan, saling memperkuat dan saling menguntungkan, hal yang terjadi justru sebaliknya, timbul eksploitasi dari yang kuat kepada yang lemah. 4. Krisis moneter dan ekonomi telah menyebabkan kegoncangan dalam industri ayam ras, karena terjadinya peningkatan harga sapronak khususnya pakan menjadi hampir tiga kali lipat sebelum krisis. Dari uraian di atas timbul suatu pertanyaan apakah dengan terjadinya krisis moneter dan ekonomi yang melanda Indonesia untuk memenuhi permintaan produk telur dan daging ayam dalam negeri sebaiknya mengimpor atau dengan meningkatkan produksi domestik dilihat dari efisiensi penggunaan sumberdaya domestik dan efisiensi bagi pelaku ekonomi ayam ras. Bagaimana dampak kebijaksanaan pemerintah atau distorsi pasar yang ada baik pada output, input serta output dan input secara keseluruhan.
dc.publisherIPB (Bogor Agriculture University)
dc.titleDampak krisis Moneter dan Kebijaksanaan Pemeritah terhadap Profitabilitas dan Daya saing Sistem Komoditi Ayam Rasa di Jawa Baratid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record