Show simple item record

dc.contributor.advisorSabiham, Supiandi
dc.contributor.advisorRiani, Etty
dc.contributor.advisorDjakapermana, Ruchyat Deni
dc.contributor.authorBudiyono
dc.date.accessioned2011-07-04T02:54:36Z
dc.date.available2011-07-04T02:54:36Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/46634
dc.description.abstractDalam Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, diamanatkan bahwa wilayah perbatasan negara sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN), maka program pengembangan wilayahnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Selain itu, dalam Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) disebutkan bahwa KSN perbatasan negara kegiatan penataan ruang wilayahnya diprioritaskan dan didorong percepatan pertumbuhan ekonominya melalui pembangunan di berbagai sektor. Salah satu sektor yang harus dikembangkan untuk terwujudnya pusat-pusat pertumbuhan baru di wilayah perbatasan nrgara yaitu sektor permukiman.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleDesain kebijakan pengembangan kawasan permukiman berkelanjutan di wilayah perbatasan negara (Studi kasus kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur)en
dc.date.updatedLindawati, A.Md 2013-01-10 Edit: Pembimbing, Keyword
dc.subject.keywordInterpretative Structural Modelling (ISM)
dc.subject.keywordEast Kalimantan
dc.subject.keywordBounder City


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record