| dc.description.abstract | enggunaan bovine somatotropin (bST) selama laktasi dalam upaya
peningkatan produksi susu telah banyak dikaji. Namun, penggunaan bST selama
laktasi mendapat penolakan khususnya di masyarakat Eropa terkait kekuatiran
dapat diekresikan melalui susu dan berpengaruh pada konsumen. Bovine
somatotropin antara lain berfungsi memacu aktivitas sel sekretoris kelenjar ambing.
Namun, diperkirakan bahwa bST dapat memacu peremajaan dan perkembangan se!
seketoris selama periode kering. Oleh karena itu, kajian penggunaan bST selama
periode kering diperlukan.
Unsur seng (Zn) telah dinyatakan defisien pada pakan ternak ruminansia di
Indonesia. Zn merupakan kofaktor banyak enzim yng terlibat dalam berbagai
metabolisme. Suplementasi hingga 75 ppm Zn diketahui dapat meningkatkan
respons kekebalan. Suplementasi Zn yang dikombinasikan dengan penggunaan bST
diperkirakan akan mengoptimumkan aktivitas berbagai enzim dan pengaruh bST.
Sebanyak 18 ekor sapi perah Fries Holland (PFH) dalam masa kering yang dipelihara di Cijeruk Tajur Halang Bogor, telah digunakan dalam kajian injeksi
bST dan suplementasi Zn selama masa kering. Penelitian menggunakan rancangan
acak kelompok dengan pola faktorial 2x2 dengan ulangan tidak sama masingmasing 4 ulangan dan pada perlakuan kombinasi 6 ulangan. Faktor pertama adalah
penggunaan bST dengan 2 level, yang terdiri atas kontrol tanpa penyuntikan, dan penyuntikan dengan dosis 250 mg/ekor/14 hari yang dilakukan selama masa kering
sebanyak 4 kali injeksi. Faktor ke dua adalah suplementasi Zn dengan 2 level, yang
terdiri atas tanpa penambahan Zn dan penambahan Zn sulfat sebanyak 75 ppm.
Pemberian dilakukan selama masa kering sampai 2 bulan setelah partus.
Parameter yang diukur meliputi volume ambing, produksi susu, frekuensi
pernapasan, suhu tubuh, nilai hematokrit, kadar hemoglobin, kadar glukosa dan
konsentrasi trigliserida dalam darah, bakteri susu, sanitasi, dan mastitis. Selain itu
juga dianalisis komposisi susu, bobot tubuh, dan kualitas susu yang meliputi
protein, lemak, laktosa, karbohidrat, pH, kadar air, dan kadar abu. | |