Show simple item record

dc.contributor.authorHidayati, Nurul
dc.date.accessioned2011-06-06T06:45:36Z
dc.date.available2011-06-06T06:45:36Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/45799
dc.description.abstractPenggerek batang padi kuning merupakan hama penting pada tanaman padi terutama di daerah Asia dengan masa tanam padi lebih dari sekali dalam setahun. Fluktuasi populasi hama ini di lapangan (yang diwakili dengan contoh tangkapan ngengat oleh lampu perangkap) dipengaruhi oleh kondisi cuaca terutama kondisi curah hujan. Baik curah hujan, suhu minimum ataupun kelembaban relatif memiliki hubungan negatif dengan jumlah populasi ngengat. Waktu dengan populasi ngengat yang tinggi umumnya didahului oleh bulan-bulan dengan kombinasi curah hujan, suhu minimum dan kelembaban relatif yang rendah. Kondisi curah hujan bulanan antara 0-150 mm yang terjadi selama enam bulan berurutan (lag nol sampai lag lima pada populasi bulanan, dan Januari-Juni pada populasi musim kemarau dan tahunan) atau diselingi satu hingga dua bulan dengan curah hujan 150 mm yang dikombinasikan dengan kondisi suhu minimum antara 20-230C dan kelembaban relatif dibawah 85% menyebabkan populasi bulanan, musim kemarau dan tahunan tinggi. Populasi yang tinggi di musim hujan hanya terjadi di dua tahun yaitu 2001-2002 dan 2002-2003. Populasi ngengat tinggi pada dua musim hujan tersebut terjadi karena kelembaban relatif yang rendah (lebih kecil dari 75%) selama Juni-Januari dikombinasikan dengan suhu minimum rataan bulan Juni-Januari lebih kecil dari 230C.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePendugaan populasi penggerek batang padi kuning, Scirpophaga incertulas (Walker) (Lepidoptera: Pyralidae) dengan menggunakan variabel iklim (daerah studi Jatisari)en


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record