Show simple item record

dc.contributor.advisorPoerwanto, Sri Budiarti
dc.contributor.advisorSuhartono, Maggy Thenawijaya
dc.contributor.authorDarma, Kusuma
dc.date.accessioned2010-04-15T08:32:12Z
dc.date.available2010-04-15T08:32:12Z
dc.date.issued2001
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/4532
dc.description.abstractEscherichia coli enteropatogenik merupakan patogen penting penyebab diare pada bayi dan anak-anak terutama di negara berkembang Patogen ini menghasilkan protease ekstraseluler yang mampu mendegradasi musin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan protease ekstraseluler EPEC K 1.1 untuk mendegradasi lisozim, salah satu senyawa pertahanan tubuh yang terdapat di lapisan musin pada membran mukosa. EPEC isolat K 1.1 diperoleh dari anak-anak penderita diare di Depok yang telah dikoleksi Oleh Laboratorium Bioteknologi Hewan dan Biomedis, Pusat Riset Bioteknologi IPB. Peremajaan isolat dilakukan dengan mencawankan 100 pl kultur bakteri dalam gliserol pada media eosin metilen blue (EMB). Koloni tunggal yang berwarna hijau kilap logam ditumbuhkan pada media agar Luria Bertani (LB)- Bakteri yang menunjukan zona bening pada media skim minimal menunjukkan adanya aktivitas protease dan digunakan sebagai bakteri uji. Analisis kemampuan protein sekresi EPEC untuk rnedegradasi lisozim, dilakukan dengan cara menginkubasikan sel EPEC K 1.1 (106 cfu/ml) dan supernatan dengan 300 pg/rnl lisozim selama 5, IO, 20, 30 dan 60 menit. Hasil inkubasi menunjukkan bahwa protein sekresi EPEC tidak dapat mendegradasi lisozim. Aktivitas proteolitikhya yang rendah (0.01 Ul/ml) pada substrat musin selanjutnya ditingkatkan dengan melakukan pemumian enzim.
dc.titleAktivitas enzim protease ekstraseluler escherichia coli enteropatogenik (EPEC) K 1.1 pada substrat lisozimid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record