View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kelimpahan bakteri kitinolitik, tahan panas, dan kelompok fluoresen pada rizosfer tanaman pisang (Musa spp.) serta potensinya dalam menghambat fusarium oxysporum f.sp. cubense

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (1.227Mb)
      Cover (299.2Kb)
      Abstract (324.1Kb)
      Bab I (326.9Kb)
      Bab II (352.6Kb)
      Bab III (352.8Kb)
      Bab IV (534.0Kb)
      Bab V (279.6Kb)
      Daftar Pustaka (332.1Kb)
      Lampiran (515.0Kb)
      Date
      2010
      Author
      Purba, Fitriani
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penyakit layu fusarium merupakan salah satu penyakit pisang yang paling sering ditemukan dan sangat mematikan serta merugikan. Penyebab penyakit layu fusarium adalah cendawan Fusarium oxysporum f.sp. cubense. F. oxysporum f.sp. cubense (Foc) merupakan patogen tular tanah (soil-borne pathogen), oleh sebab itu kejadian penyakit layu fusarium ini sangat dipengaruhi oleh keragaman mikroorganisme tanah, ketersediaan bahan organik di tanah, potensial air tanah, pH dan suhu tanah. Salah satu teknik pengendalian yang potensial untuk dikembangkan adalah pemanfaatan bakteri antagonis. Bakteri – bakteri tersebut diperoleh melalui eksplorasi bakteri yang ada pada rizosfer tanaman pisang baik yang terinfeksi maupun tidak terinfeksi layu fusarium. Mikroorganisme rizosfer tanaman pisang yang bersifat antagonis selanjutnya diharapkan dapat digunakan sebagai pengendalian penyakit layu fusarium. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kelimpahan bakteri kitinolitik, tahan panas dan kelompok fluoresen pada rizosfer pisang, melihat potensi bakteri – bakteri tersebut dalam menghambat pertumbuhan F. oxysporum f.sp. cubense dari tanaman pisang secara in vitro serta mengetahui karakter dan identitas bakteri rizosfer tanaman pisang yang potensial dalam menghambat F. oxysporum f.sp. cubense. Jumlah bakteri rizosfer yang berhasil diisolasi dari tanaman yang tidak terserang (bugar) ternyata lebih banyak dibandingkan dengan tanaman yang terserang (sakit). Kelimpahan Bakteri tahan panas ternyata paling tinggi diikuti bakteri kelompok non fluoresen, bakteri kelompok kitinolitik serta bakteri kelompok fluoresen. Hasil pengujian penghambatan berdasarkan mekanisme antibiosis yang ditunjukkan oleh terbentuknya zona hambatan menunjukkan bahwa isolat bakteri KB1, KB2, KB3 dan KB4 positif menghasilkan zona hambatan terhadap miselium Foc. Persentase penghambatan terhadap pertumbuhan miselium Foc oleh isolat bakteri rizosfer tertinggi ditunjukkan oleh isolat CH4 yakni bakteri kelompok kitinolitik walaupun isolat tersebut tidak menghasilkan zona hambatan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/44734
      Collections
      • UT - Plant Protection [2516]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository