Penentuan Dosis Anzaprost-F dalam Penyerentakan Berahi dan Pengaruh Waktu Inseminasi terhadap Angka KOnsepsi pada Kerbau Lumpur (Bubalus bubalis)

Date
1980Author
Batosamma, Jusuf Toban
Toelihere, Mozes R.
Partodihardjo, Soebadi
Sukra, Yuhara
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui berapa Gosis Enzaprost-F yang dapat digunakan dalam penyerentakan Berahi melalui intrauterin, dan sejauh mana pengaruh per-akuan waktu inseminasi yang berbeda terhadap angka konsep-i pada kerbau. Hewan percobaan sebanyak 12 ekor diacak Benjadi tiga kelompok untuk mendapat perlakuan dosis masing-masing tiga, lima dan tujuh miligram Enzaprost-F berturut-urut diberikan dua kali selang 11 hari. Kemudian 10 ekor Berbau berahinya diserentakkan satu kali dengan dosis lima Biligram Enzaprost-F melalui intrauterin, diacak menjadi dua kelompok untuk mendapat perlakuan waktu inseminasi 12 jam dan 24 jam setelah munculnya gejala-gejala berahi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosis tiga, lima dan tujuh miligram Enzaprost-F mampu mengakibatkan munculnya gejala-gejala berahi serentak 100%, 12 15 jam rata-rata 12.58 1.06 jam) setelah pemberian melalui Ontrauterin. Hasil analisa statistik terhadap siklus Perahi, lama berahi dan kondisi gejala-gejala berahi tidak Berbeda nyata (P>0.05). Angka konsepsi pada waktu inseminasi 12 jam dan 24 jam setelah munculnya gejala-gejala Ferahi yang diserentakkan dengan dosis lima milligram Enzaprost-F satu kali melalui intrauterin masing-masing 40 dan 60% (rata-rata 50%), dan tidak berbeda nyata (P>0.05).
Collections
- MT - Veterinary Science [977]

