| dc.description.abstract | Penelitian dilakukan pada daerah dimana program redistribusi lahan dilakukan oleh pemerintah, yakni di Desa Sarimekar dan Desa Cilengkrang, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Propinsi Jawa Barat. Menurut wilayah hidrologis termasuk SWP DAS (Satuan Wilayah Pengaruh Daerah Aliran Sungai) Cimanuk, DAS Cimanuk Hulu, Sub DAS Cialing-Cicaban, Sub-Sub DAS Cikareo-Cilengkrang. Di Desa Sarimekar lahan diberikan pada purnawirawan ABRI sedangkan di Cilengkrang kepada petani penggarap. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang efektivitas redistribusi lahan yang dikaitkan dengan pengelolaan dan konservasi DAS. Secara khusus akan dilihat (a) hal-hal yang mempengaruhi pendapatan petani lahan kering di kawasan DAS; (b) Pengaruh Status lahan terhadap pengelolaan lahan oleh petani dan (c) konstalasi peran stakeholder dalam pengelolaan sumberdaya lahan; Point (a) dan (b) pada alenia di atas dilihat dengan memakai Model Analisa Kuantifikasi Hayashi I (Saefulhakim, 1996), yakni dengan menduga hubungan pendapatan total petani (objective variable) dengan 35 variabel (explanatory variable). Model yang dihasilkan dari penelitian memiliki koefisien korelasi berganda (r) sebesar 0,948 (nyata pada taraf p = 0,01) dan koefisien determinasi (2) sebesar 0,898 (nyata pada taraf p = 0,01). Hal ini menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh sangat baik sebagai model pendugaan. Besaran konstanta (intercept) dari model ini adalah Rp. 5.959.835,-. Sedangkan untuk konstalasi peran stakeholder dipakai Analisis Stakeholder (Mc. Cracken dan Narayan, 1998) dan kajian deskriptif. | |