View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Animal Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Animal Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Tingkah laku mengeram dan pengendaliannya guna meningkatkan produksi telur ayam kampung

      The incubating behavior and its control to increase eg production of kampong chickens

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (457.3Kb)
      Bab I (335.9Kb)
      Bab II (691.2Kb)
      Bab III (448.6Kb)
      Bab IV (1.402Mb)
      Bab V (276.7Kb)
      Daftar Pustaka (675.5Kb)
      Full Text (4.754Mb)
      Abstract (165.0Kb)
      Date
      2005
      Author
      Mufti, Mochamad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tingkah laku mengeram (TLE) mengakibatkan produuksi telur terhenti, sehingga produksi telur ayam kampung rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari TLE dan teknik pengendaliannya guna meningkatkan produksi telur ayam kampung. Penelitian terdiri atas tiga percobaan. Percobaan pertama menggunakan 24 ekor ayam kampung induk yang dipelihara dalam kandang individu dimodifikasi selama dua masa bertelur (MT) dan mengeram (ME). Selama MT dan ME pertama dilakukan pengamatan pada tingkah laku makan, berliter, mandi debu, bertengger, istirahat dan bersarang, serta pengukuran kandungan estradiol (Est), tiroksin (T4) dan kalsium (Ca) darah. Pada masa berikutnya, ayam dikorbankan pada hari ke 3, 10, dan 17 MT dan ME untuk diukur bobot ovarium dan oviduk, serta jumlah folikel telur. Dalam percobaan kedua digunakan 45 ekor ayam induk yang dirancang dengan rancangan anak lengkap. Perlakuan terdiri atas empat tingkat pencahayaan, tiga frekuensi ayam dimandikan, dan empat macam ransum percobaan. Respon yang diukur meliputi konsumsi ransum, bobot badan, suhu kloaka, frekuensi pernafasan, kandungan Est, T4 dan Ca darah, serta masa berhenti bertelur (MBT), jumlah dan bobot telur. Empat puluh delapan ekor ayam induk digunakan dalam percobaan ketiga yang dirancang dengan rancangan acak lengkap. Perlakuan terdiri atas pencahayaan 20 jam perhari, ayam dimandikan sekali perhari, ransum ransum berprotein 17% dan kalsium 3.7%, serta kombinasinya.
       
      Incubating behavior causes the cessation of egg laying, so that the egg production of kampong chickens is low. The objectives of this research were to study the incubating behavior and its control to increase egg production of kampong chickens. The research consisted of three experiments. In experiments I, twenty four hens were used. The experimental hens were housed in modified individual cages for two laying and incubating periods (LP and IP, respectively).
       
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/41554
      Collections
      • DT - Animal Science [361]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository