| dc.description.abstract | Apis cerana (Fab.) (Hymenoptera:Apidae) merupakan kelompok serangga sosial yang banyak diternakkan masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan dan kawasan sekitar hutan. Di Indonesia lebah ini banyak diternakan masyarakat kedua setelah lebah impor Eropa Apis mellifera (Linn.) (Hymenoptera: Apidae). Nyalindung (Sukabumi) dan Tanjungsari (Sumedang) adalah lokasi A.cerana banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Namun masyarakat masih menghadapi banyak kendala dalam menangani A. cerana ini, terutama sifat agresifnya yang tinggi. Sifat agresif A. cerana ditunjukkan dengan bentuk perilaku defensif, yang tujuannya adalah untuk mempertahankan sumberdaya dan keutuhan koloni terutama dari serangan predator. Predator utama yang sering dijumpai pada lebah ini adalah jenis Tabuhan Vespa sp (Hymenoptera: Vespidae). Perilaku defensif pada A. mellifera ditunjukan dengan perilaku menyengat .Penelitian mengenai kisaran harian perilaku menyengat yang dilakukan A.mellifera adansonii di Ghana sudah dilakukan. Informasi perilaku menyengat yang tinggi selama aktivitas harian (pukul 06-00-18.00) pada A. mellifera adansonii terjadi pukul 06.00 dan 10.00. Respon defensif A. mellifera adansonii pada penelitian ini diketahui memiliki korelasi positif terhadap aktivitas terbang lebah keluar sarang mencari pakan. Informasi ini dapat menjadi rekomendasi mengenai waktu yang tepat untuk menangani lebah ini. Pada A. cerana informasi mengenai kisaran harian perilaku defensif belum pernah ada, sedangkan selama ini diketahui banyak masyarakat pedesaan dan kawasan sekitar hutan khususnya yang menangani lebah ini sebagai sumber mata pencaharian. | id |