Show simple item record

dc.contributor.advisorAlikodra, Hadi S.
dc.contributor.advisorSekartjakrarini, Soehartini
dc.contributor.advisorKartodihardjo, Hariadi
dc.contributor.authorPratiwi, Sudhiani
dc.date.accessioned2010-10-20T03:12:59Z
dc.date.available2010-10-20T03:12:59Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/40933
dc.description.abstractPenetapan kawasan konservasi merupakan salah satu langkah pemerintah dalam menangani persoalan degradasi keanekaragaman hayati. Dari luas kawasan konservasi sebesar 28.2 juta Ha yang terdapat di Indonesia, 58% diantaranya ialah taman nasional. Dalam pelaksanaannya, proses penetapan dan pengelolaan kawasan taman nasional ini menimbulkan konflik dengan masyarakat lokal. Untuk merespon persoalan tersebut, dalam penelitian ini dilakukan analisis konflik terhadap proses penetapan taman nasional dengan mengidentifikasi penyebab dan tipe konflik serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Untuk mendapat pemahaman lebih lanjut, dilakukan analisis terhadap penyebab konflik ditinjau dari aspek institusi. Selain itu, sebagai salah satu konsep operasional dari konsep pembangunan berkelanjutan, penelitian ini juga melakukan identifikasi dan analisis mengenai implikasi pengembangan ekowisata terhadap konflik yang ada.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleModel Pengembangan Institusi Ekowisata Untuk Menyelesaikan Konflik Di Taman Nasional Gunung Halimun-Salakid
dc.title.alternativeIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.keywordinstitutionalist tenure security
dc.subject.keywordecotourism concepts
dc.subject.keywordconflict analysis
dc.subject.keywordinstitutional analysis
dc.subject.keywordperformance analysis
dc.subject.keywordnational Park
dc.subject.keywordWest Java


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record