Analisis keragaman genetik manggis (Garcinia mangostana L.) hasil iradiasi sinar gamma berdasarkan morfologi, anatomi, dan penanda ISSR
Abstract
Manggis merupakan buah asli indonesia yang mempunyai prospek sangat cerah untuk dikembangkan. Tanaman manggis berkembangbiak secara aseksual melalui embrio adventif, sehingga keragaman genetiknya rendah dan perbaikan sifat melalui persilangan konvensional tidak mungkin dilakukan. Salah satu cara yang telah lazim digunakan untuk meningkatkan keragaman genetik manggis adalah dengan induksi mutasi dengan menggunakan iradiasi sinar gamma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Mendapatkan manggis dengan keragaman genetik lebih tinggi melalui iradiasi dengan sinar gamma, (2) Mendapatkan metode iradiasi yang paling efektif pada manggis dalam rangka meningkatkan keragaman genetik. Materi yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari biji manggis asal Kampung Cengal, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Pengamatan dilakukan terhadap karakter morfologi, anatomi, dan DNA dengan menggunakan marka ISSR. Pengamatan morfologi meliputi waktu dan jumlah munculnya tunas, tinggi tanaman, diameter daun, jumlah daun, panjang dan lebar daun. Pengamatan anatomi dilakukan terhadap irisan paradermal meliputi jumlah stomata, jumlah epidermis, indek stomata dan kerapatan stomata, dan irisan transfersal meliputi tebal kutikula, epidermis, parenkim palisade, bunga karang dan tebal daun. Pengamatan molekuler dilakukan berdasarkan pita-pita yang muncul.
Collections
- MT - Agriculture [3999]

