Pengklasifikasian Tanah Secara Teknik Berdasarkan Koefisien Jerapan P (KJP) dan Isoterm Jerapan P (IJP) terhadap Latosol dan Podsolik Merah Kuningan Lampung
| dc.contributor.author | Andy, Sjahrif | |
| dc.date.accessioned | 2010-09-22T07:08:12Z | |
| dc.date.available | 2010-09-22T07:08:12Z | |
| dc.date.issued | 1990 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/39263 | |
| dc.description.abstract | Fosfor (P) sering diperlukan di beberapa lahan pertanian di Indonesia, terutama lahan yang di dominasi Latosol dan Podsolik Merah Kuning karena memiliki kemampuan meretensi P sehingga P menjadi sukar larut dan tidak tersedia bagi tanaman. Koefisien Jerapan P (KJP) dan Isoterm Jerapan P (IJP) merupakan alternatif cara untuk memperkirakan status P tanah dan diharapkan dapat dipakai sebagai dasar klasifikasi teknik. Klasifikasi teknik ini berguna untuk membuat rekomendasi pemupukan P dan perencanaan lain yang berhubungan dengan kebutuhan P-tanah. | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Pengklasifikasian Tanah Secara Teknik Berdasarkan Koefisien Jerapan P (KJP) dan Isoterm Jerapan P (IJP) terhadap Latosol dan Podsolik Merah Kuningan Lampung | id |


