Show simple item record

dc.contributor.authorNasution, Khairul Amri
dc.date.accessioned2010-08-25T06:25:30Z
dc.date.available2010-08-25T06:25:30Z
dc.date.issued1987
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/37705
dc.description.abstractSetelah mencapai swasembada beras, Indonesia masih menghadapi masalah kualitas rendah dan susut hasil dilapang. Hal ini disebabkan penanganan pasca panen dan peralatannya di tingkat petani sangat kurang. Selain itu masih ditemukan adanya kekurangan produksi palawija terutama kedelai dan jagung. Usaha swasembada kedelai-jagung tengah digiatkan di Indonesia. Dalam upaya ini ditemukan adanya masalah teirnik budidaya rendah dan kekurangan benih unggul. Kedua masalah tersebut dapat dipecahkan jika petani mau dan mampu merubah teknik budidaya kedelai-jagung dan teknik pasca panen padi. Untuk ini dibutuhkan adanya proses alih teknologi kepada petani. Alih teknologi dilakukan dalam bentuk kegiatan KKN sebagai hasil kerjasama IPB dengan Direktorat Jendral Pertanian Tanaman Pangan.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePercepatan Penanganan Pasca Panen Padi dan Pemantapan Gerakan Khusus Kedelai dan Jagung di WKPP Cicinde dan Jatiragas BPP Jatisari Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang Jawa Baratid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record