Konstruksi Fusi Transkripsi Gen Kitinase dari Aeromonas caviae dan Ekspresinya pada Pseudomonas fluorescens

Date
2000Author
Malik, Amarila
Suwanto, Antonius
Tjahjono, Budi
Suhartono, Maggy T.
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian tentang gen kitinase dan pemanfaatannya telah banyak dilakukan. Gen kitinase berpotensi antara lain untuk mengkonstruksi agens biokontrol terhadap Pendawan patogen tanaman, selain untuk dimanfaatkan dalam studi regulasi dan ekspresi gen, serta proses degradasi kitin. Gen kitinase yang diisolasi dari Aeromollas caviae rnasih belurn banyak dilaporkan jika dibandingkan dengan laporan tentang gen kitinase dari Serratia marcescens. Studi tentang kloning gen kitinase secara fisi transkripsi telah dilaporkan, namun sumber gen kitinase yang digunakan adalah gen kitinase dari S. marcescens. Di dalam penelitian ini gen kitinase (chi) dari A. cavzae isolat WS7b yang diklon pada vektor berbasis pUC (pWS506) oleh peneliti sebelumnya, telah disekuens, dan sekuens nukleotida yang diperoleh diialisis dengan mernbandingkan dengan kitinase yang telah ada di database. Chitinase gene (chi) from Aeromonas caviae WS7b, which was cloned previously in pUC19 based plasmid vector, has been sequenced. Its completed nuceleotide sequence was determined. The structural gene consists of 2.937 bp with an ORF encoding 865 amino acids. DNA sequence analysis indicated that the gene was cloned without its indigenous promoter. Comparison to other chitinase genes in database shows that the deduced amino acid sequence was nearly identical (97%) to chiA from A. caviae isolated from Israel. In this study, chi was cloned either under a strong constitutive promoter, i.e. PKm², as a transcriptional fusion, or under an inducibile strong promoter, Ptac.

