| dc.description.abstract | Keragaman genetik (fenotipe dan genotipe) merupakan informasi dasar yang diperlukan untuk pelaksanaan program pemuliaan ikan nila. Informasi keragaman genetik ikan nila di Indonesia masih sedikit diperoleh. Oleh sebab itu, metode truss morphometrics dan fluktuasi asimetri yang digunakan pada penelitian ini bertujuan untuk mengukur keragaman morfologi dan fluktuasi asimetri ikan nila dari Danau Tempe (Sulawesi Selatan) dan beberapa sentra produksi di Jawa Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan morfologi ikan nila dari Danau Tempe ( Sulawesi Selatan) berbeda dengan ikan nila dari pusat produksi di Jawa Barat (Jatiluhur, Cirata, Sukamandi, dan Sukabumi). Nilai jarak genetik dari pengukuran truss morphometrics terjauh adalah ikan nila dari Danau Tempe dengan ikan nila Sukamandi 114,5007; jarak genetik terdekat adalah ikan nila dari Cirata dengan ikan nila dari Jatiluhur 3,6944. Ikan nila dari Danau Tempe mempunyai keragaman genetik terbesar yang digambarkan dengan nilai fluktuasi asimetri bilangan (Fan) dan bersama (Fam) gabungan terkecil yaitu 0,8 dan 2,84. Ikan nila dari bilangan (Fan) dan besaran (Fam) gabungan tertinggi yaitu 4,43 dan 16,66. | id |