Show simple item record

dc.contributor.advisorSuwanto,Antonius
dc.contributor.advisorHartana, Alex
dc.contributor.advisorSuhartono, Maggy T
dc.contributor.advisorSlamet-Loedin, Inez H
dc.contributor.authorPurwantomo, Sigit
dc.date.accessioned2010-04-07T03:10:47Z
dc.date.available2010-04-07T03:10:47Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/2990
dc.description.abstractPadi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman pangan pokok penting dunia yang dikonsumsi oleh sekitar tiga miliar penduduk dunia. Di Indonesia padi merupakan tanaman yang bernilai strategis karena lebih dari 50% dari total kalori penduduk Indonesia berasal dari padi (beras). Oleh karena itu Faktor tersebut yang menyebabkan padi dibudidayakan secara intensif baik melalui usaha intensifikasi maupun ekstensifikasi. Dua dari 23 spesies genus Oryza yaitu Oryza-0. sativa dan Oryza glaberrima merupakan spesies yang dibudidayakan sejak lama (Ge et al. 1999). Di Indonesia, produksi padi ditingkatkan dari tahun ke tahun, dari 1.76 ton/ha pada tahun 1961 menjadi 4.57 ton/ha pada tahun 2005. Sejumlah kultivar dari spesies ini telah dikembangkan pada lahan budidaya sawah antara lain melalui penggunaan IR36 pada tahun 1976, PB-42 dan Cisadane di tahun 1980, IR64 padasaat tahun 1985, dan Mamberamo pada tahun 1995.
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)id
dc.titleKarakterisasi Faktor Transkripsi HD-ZIP untuk Ketahanan Kekeringan dan Introduksi Gen-Gen Penyandi Lintasan Biosintesis Asam Salisilat untuk Ketahanan Penyakit Blas pada Tanaman Padiid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record