Keragaan karet alam indonesia ditinjau dari jenis pengusahaan dan wilayah produksi

Date
1994Author
Limbong, Wilson Halomoan
Saragih, Bungaran
Sinaga, Bonar M.
Sudaryanto, Tanlim
Dereinda, Ridwan
Metadata
Show full item recordAbstract
Karet alam merupakan komoditas non migas yang sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Dimana komodi tas karet dapat menyediakan lapangan perkerjaan bagi 12 juta jiwa lebih penduduk dan mendatangkan kurang lebih satu milliar dollar Amerika Serikat devisa bagi Indonesia. Lebih kurang 95 persen produksi karet alam Indonesia ditujukan untuk ekspor terutama dalam bentuk primer. Pada saat ini Indonesia merupakan negara eksportir karet alam terbesar kedua di dunia setelah Thailand. Sedangkan posisi ketiga diduduki negara Malaysia. Tujuan penelitian adalah untuk: (1) menganalisis keragaan luas areal dan produktivitas tanaman karet berda-sarkan jenis pengusahaan dan wilayah produksi, (2) meng-analisis ekspor karet alam Indonesia, Malaysia, dan Thai-land, serta menganalisis keragaan harga karet alam di pasar domestik dan pasar internasional. Data yang digu-nakan adalah data sekunder yang bersumber dari berbagai publikasi selama kurun waktu tahun 1969 sampai tahun 1991. Analisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan ekonometrika, dengan model persamaan simultan dan simulasi kebijakan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peubah yang berpengaruh terhadap areal tanam dan produktivitas tanaman karet pada umumnya berbeda menurut jenis pengusahaannya dan menurut wilayah produksi. Areal tanam dan produk-tivitas tanaman karet pada umumnya tidak responsif terha-dap harga karet alam di pasar domestik maupun di pasar internasional, upah tenaga kerja, harga pupuk, dan suku bunga untuk semua jenis perusahaan di semua wilayah pro-duksi untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

