| dc.description.abstract | Rawar daun bakteri adalah penyakit yang sangat penting dan menjadi kendala produksi tanaman padi. Beberapa cara pengendalian terhadap penyakit telah banyak dikembangkan, seperti penggunaan varietas tahan, benih sehat, secara kultur teknis, sanitasi lapang, pemupukan berimbang, mencegah pelukaan dan penggunaan bakterisida Phenozine-5-0xide. Tetapi cara-cara terse but hasilnya sangat bervariasi dan belum memadai. Cara pengendalian yang mulai dikembangkan adalah pemanfaatan agens biokontrol, seperti isolat B29 dan Bacillus sp.. Untuk itu dilakukan pengujian keefektifan kedua agens tersebut. Pengujian dilakukan untuk melihat pengaruh jenis agens biokontrol, konsentrasi dan perbedaan waktu aplikasi terhadap DLA (Disease Leaf Area) yang ditimbulkan. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kawat dan Laboratorium Bakteriologi Tumbuhan Jurusan Rama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. | id |