Show simple item record

dc.contributor.authorErungan, Anna C.
dc.date.accessioned2010-05-20T07:46:16Z
dc.date.available2010-05-20T07:46:16Z
dc.date.issued1997
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/24068
dc.description.abstractFenomena citarasa lumpur pada ikan, dilaporkan pertama kali oleh Thaysen dalam Herpher (1975). Ikan salmon yang diperoleh dari sebuah sungai di Inggris ditolak oleh konsumen karena bercitarasa lumpur. Citarasa lurnpur juga menjadi masalah dalam industri budidaya iken lele (Channel calfsh), dan beberapa ikan air tawar lainnya seperti ikan mas, ikan nila, sidat dan bandeng serta udang (Lovell, 1983).id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleGeosmin sebagai Penyebab Citarasa Lumpur pada Ikan serta Kemungkinan Penanggulangannyaid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record