Pertumbuhan dan Perkembangan Otak Fetus Tikus (Rattus sp.) Dari Induk Hipotiroid
Date
1992Author
Sigit, Koeswinarning
Sastradipradja, Djokowoerjo
Sukra, Yuhara
Sastrohadinoto, Soenarjo
Martoyo, Harimurti
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengeta-hui pertumbuhan dan perkembangan otak fetus yang disebab-kan karena hipotiroidisme yang diderita induknya. Hipotiroidisme pada induk tikus diinduksi dengan tiourea 0.6% (berat/volume) di dalam air minum dimulai dari awal kebuntingan (HO) sampai dilakukan pengamatan pada fetusnya, yaitu pada hari-hari H15, H18, H21 dan H25. Penelitian pertumbuhan dan perkembangan otak fetus dilakukan melalui pengamatan makroanatomis dan mikroanato-mis pada umur H15, H18, H21 dan H25 dan dibandingkan anta-ra otak normal dan otak hipotiroid. Pengamatan makroana-tomis dikerjakan dengan jalan mengukur berat, volume, panjang, lebar dan tebal otak dan mengamati bentuk morfo-logi otak luarnya. Pengamatan mikroanatomis dilakukan dengan membuat preparat histologi otak dengan sayatan melintang setebal 8 μ, seri dan diwarnai dengan hematoksi-lin-eosin (HE). Daerah pengamatan adalah bagian otak depan di daerah prefrontal dan frontal sampai di batas. khiasma optikum. Pertumbuhan dan perkembangan jaringan otak diamati dengan bertolok ukur pada perkembangan korteks di daerah somatik I (medial) dan II (lateral), dan tebal kor-kepadatan sel otak dan neuroglia di bagian profundal teks serebri daerah somatik I dan II, substansia alba, kompleks amigdala, korpus striatum, talamus dan subtalamus dalam kurun waktu H15 sampai H25.


