Pengaruh Posisi Eksplain dan Banyaknya Subkultur terhadap Perbanyakan Melon (Cucumis melo L) secara In Vitro
| dc.contributor.author | Herawaty, Tety | |
| dc.date.accessioned | 2010-05-19T02:40:53Z | |
| dc.date.available | 2010-05-19T02:40:53Z | |
| dc.date.issued | 2000 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/23036 | |
| dc.description.abstract | Melon merupakan tanaman yang diintroduksi dari luar negeri dan tergolong ke dalam famili Cucurbitaceae. Tanaman melon biasanya diperbanyak dengan biji. Beberapa masalah yang dihadapi dalam perbanyakan melon adalah harga benih yang mahal terutama benih yang bermutu baik. Benih-benih impor yang biasa dipakai adalah benih-benih hibrida. Sifat tanaman melon yang menyerbuk silang semakin menyulitkan usaha untuk menghasilkan benih sendiri sebagai pengganti benih impor. Perbanyakan tanaman tanpa menggunakan benih secara langsung dapat dilakukan dengan menggunakan teknik perbanyakan vegetatif. Pada tanaman melon perbanyakan secara vegetatif dengan menggunakan stek telah dicoba tetapi masih belum memberikan hasil yang memuaskan. Cara lain yang telah dicoba adalah dengan teknik kultur jaringan. | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Pengaruh Posisi Eksplain dan Banyaknya Subkultur terhadap Perbanyakan Melon (Cucumis melo L) secara In Vitro | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
UT - Landscape Architecture [1262]



