Show simple item record

dc.contributor.authorChoironi, Muhammad Erwin
dc.date.accessioned2010-05-15T07:09:50Z
dc.date.available2010-05-15T07:09:50Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.citationBogorid
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/21862
dc.description.abstractPenelitian dilakukan untuk mempelajari salah satu tahap seleksi tanaman yaitu respon pad a tanaman saba terhadap kondisi kering dan penentuan k."Ultivar yang resistan terhadap kondisi kering. Mengingat terjadinya defisit air pada tanaman budidaya yang tumbuh di lapangan pada umumnya tidak dapat dihindarkan dan hampir selalu terjadi secara berulang semasa pertumbuhan tanaman. Penelitian dilakukan pada dua !.-ultivar soba yaitu Hitachi dan Kitawase, dengan perlakuan interval pemberian air yang dirancang 5 hari, 10 hari, dan 15 hari sekali. Dari pengamatan pertumbuhan tanaman, pengaruh perlakuan penyiraman signifikan menurunkan tinggi dan Iuas daun tanaman saba. Pengukuran terhadap suhu daun, suhu kanopi tanaman juga menunjukkan adanya perbedaan pada masing-masing perlakuan. Dimana pad a perJakuan dengan interval semakin panjang, suhu daun dan kanopi tanaman cenderung meningkat. Pengaruh perlakuan pada 7 MST (Minggu Setelah Tanam) menunjukkan adanya penurunan kadar air pada tanaman dengan meningkatnya interval penyiraman yang ditentukan dari pengu!.-uran Relative Waler Contenlikadar air daun relatif. Kondisi kelembaban tanah selama waktu tanam diamati dari sensor gypsum yang dipasang pada masing-masing perla!.-uan. Nilai yang dihasilkan merupakan nilai resistansi tanah yang menunjukkan nilai resistansi semakin tinggi jika kelembaban tanah berkurang dan sebaliknya nilai resistansi yang kecil menunjukkan kadar kelembaban tanah tinggi. Pengaruh perlakuan interval penyiraman techadap produksi tanaman menunjukkan, pada Hitachi terdapat kecenderungan peningkatan produksi dengan semakin panjang interval penyiraman sampai batas tertentu. Sedangkan pad a Kitawase perlakuan penyiraman yang semakin panjang menurunkan produksi tanaman. Secara umum dilihat dari indikator pertumbuhan dan produksi, Imltivar Hitachi lebih toleran terhadap kondisi kering dibanding Kitawase. Totapi toleransi terhadap kekeringan bukan menunjukkan bagaimana tanaman dapat bertahan hidup, tetapi lebih menunjukkan bagaimana mekanisme tan.man tersebut untuk beradaptasi.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengaruh Cekaman Air Pada Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Soba (Fagopyrum Esculentum Moench.)id
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record