IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Human Ecology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Human Ecology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Perubahan Pola Meramu terhadap Kesejajarah Antara Pria dan Wanita Sentani dalam Pembangunan di Irian Java ( Kasus di Kelurehan Dobonsolo Kecamatan Sentani)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.235Mb)
      Abstract (271.3Kb)
      Date
      1993
      Author
      Lefaan, Avelinus
      Sajogyo, Pudjiwati
      Wigna, Winati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hakekat Pembangunan Nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan seluruhnya. Berbicara tentang pembangunan maka tidak terlepas dari berbagai kendala, demikian pula halnya dengan pembangunan masya-rakat Irian jaya. Adapun kendala-kendala yang dihadapi dalam pembangunan masyarakat Irian Jaya selain terdapatnya berbagai suku bangsa dengan beragam bahasa dan kadang-kadang masih ditemui suasana permusuhan/perang antar suku, kesulitan komunikasi baik antar masyarakat Irian sendiri maupun dengan masyarakat luar Irian Jaya, yang disebabkan karena faktor alam, juga karena hidup mereka yang masih tergantung dari alam. Kehidupan yang masih tergantung pada alam tergambar dari pola tinggal mereka yang berpindah-pindah mengikuti/sesuai dengan mata pencaharian mereka yaitu apa yang kita sebut dengan "sistem meramu", suatu kebudayaan kebendaan yang khas (Aditjondro, 1992). besar Sistem meramu sebagai mata pencaharian sebagian masyarakat Irian Jaya ini menuntut banyak keterlibatan wanita dalam menanganinya. Hal ini menjadikan wanita menduduki posisi penting dalam pengambil-an keputusan baik dalam kegiatan rumahtangga maupun giatan produktif. memiliki ke-se-adat Hal ini bukan berarti kaum pria tidak peranan dan keputusan yang penting dalam ke-hidupan masyarakatnya namun keputusan-keputusan yang diambil oleh kaum pria adalah sebatas kepentingan keluarga besar (klen, suku) belum mengarah pada kepentingan pem-bangunan yang lebih luas. Keputusan kaum pria yang mendudukan pria pada posisi terhormat di masyarakatnya perti penentuan jodoh anggota klen, upacara (ritual), masalah ekonomi klen, suku dan masalah politik seperti pengangkatan pemimpin perang atau penyelesaian konflik-konflik besar antara klen. Hal-hal yang menyangkut dengan kepentingan daerah (bukan daerah adat) hanya mereka lakukan sebagai perantara. Sedangkan untuk pembangunan daerah misalnya, kedudukan pria hanya rupakan penyampai informasi pembangunan tetapi bukan se-bagai motivator pembangunan itu sendiri.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/21085
      Collections
      • DT - Human Ecology [639]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository