Show simple item record

dc.contributor.authorWihardjaka, Anicetus
dc.date.accessioned2010-05-12T03:50:06Z
dc.date.available2010-05-12T03:50:06Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/19968
dc.description.abstractLahan sawah tadah hujan sebagai sentra produksi beras terbesar setelah lahan sawah beririgasi mempunyai berbagai kendala, antara lain : a&an curah hujan yang tidak menentu, cekaman kekeringan, dan kesubwan tanah relatif rendah. Di ekosistem sawah tadah hujan, kekahatan kalium secara spesifik terjadi pada tanah Aeric Endoaquept terutama yang bertekstur tingan. Kadar K dapat ditukar dalam tanah Aeric Endoaquept adalah kurang dari 0,l me/100 g yang meliputi luasan sekitar 33.000 ha. Ketersediaan K untuk tanaman tergantung pada besamya bentuk K dalam tanah dan tingkat pencucian.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengaruh pupuk KCL dan jerami padi terhadap perilaku kalium dan hasil padi sawah tadah hujan pada tanah Aeric Endoaquept Jakenanid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record