Show simple item record

dc.contributor.authorDeviana, Euis Rachmawaty
dc.date.accessioned2010-05-11T02:33:51Z
dc.date.available2010-05-11T02:33:51Z
dc.date.issued2000
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/18578
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh dosis pupuk organik berupa kotoran ayam terhadap produksi dan viabilitas benih dua varietas kedelai serta memperoleh informasi dosis pupuk yang tepat untuk produksi benih kedelai varietas Bromo dan Lumajang Bewok. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (WT) dengan dua faktor. Faktor pertama sebagai petak utama adalah varietas benih kedelai terdiri dari dua taraf yaitu, Bromo dan Lumajang Bewok. Faktor kedua sebagai anak petak adalah pemupukan yang terdiri dari enam taraf, yaitu penggunaan pupuk kandang pada dosis 5 ton/ha tanpa pupuk anorganik (P1), pupuk kandang 5 ton/ha dengan setengah dosis rekomendasi pupuk anorganik (P2), pupuk kandang 5 ton/ha dengan satu dosis rekomendasi pupuk anorganik (P3), pupuk kandang 10 ton/ha tanpa pupuk anorganik (P4), pupuk kandang 10 todha dengan setengah dosis rekomendasi pupuk anorganik (P5) dan tanpa pupuk kandang dengan satu dosis rekomendasi pupuk anorganik (PG). Dosis rekomendasi pupuk anorganik adalah 46 kg N/ha, 36 kg P2O5/ha dan 60 kg K20/ha. Masing-masing kombinasi diulang tiga ulangan, sehingga seluruhnya terdapat 36 satuan percobaan.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengaruh Pupuk Organik terhadap Produksi dan Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) Varietas Bromo dan Lumajang Bewokid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record