Show simple item record

dc.contributor.advisorNurdiati, Sri
dc.contributor.advisorNeyman, Shelvie Nidya
dc.contributor.authorMulyadi
dc.date.accessioned2026-10-28T06:20:47Z
dc.date.available2026-10-28T06:20:47Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180196
dc.description.abstractMenjaga proses produksi agar tetap dalam kondisi prima merupakan hal yang sangat penting bagi kalangan praktisi industri. Oleh karena itu perlu dilakukan pemantauan atau monitoring terhadap proses produksi, terutama untuk produksi skala besar, sehingga ketika ada tanda-tanda penyimpangan proses dari kondisi normalnya, maka proses dapat segera dihentikan untuk diperiksa atau dilakukan perbaikan. Proses monitoring ini biasanya dilakukan dengan menggunakan bantuan alat yang disebut control chart. Penelitian ini bertujuan untuk membangun suatu sistem monitoring secara online yang user friendly berdasarkan landasan teori yang dibahas dalam disertasi Nurdiati (2004). Konsep dasar sistem monitoring ini dibangun menggunakan control chart dengan empat pendekatan yaitu: pendekatan normal, pendekatan parametric, pendekatan nonparametric, dan pendekatan data driven. Sistem memberikan pilihan kepada user untuk memilih salah satu pendekatan tersebut, atau membiarkan sistem yang memilih berdasarkan karakteristik data observasinya. Sebagai input dari sistem monitoring ini digunakan data yang dibangkitkan dengan RNG (Random Number Generator) menggunakan sebaran normal, sebaran chi-square, sebaran gamma, sebaran t-student, dan sebaran F. Sistem monitoring ini terdiri dari dua tahap, yaitu: tahap penentuan control limit dan tahap monitoring. Pada tahap penentuan control limit, user diberi pilihan untuk menggunakan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik data observasinya. Pendekatan yang disediakan oleh sistem antara lain: pendekatan normal, pendekatan parametric, atau pendekatan nonparametric. Pendekatan data driven digunakan jika user kurang memahami karakteristik data observasinya. Dalam hal ini sistem dapat membantunya dengan memilihkan control chart yang paling cocok berdasarkan model error apakah berada pada normal area, parametric area, atau tidak keduanya. Pada tahap monitoring, data observasi yang ada diperiksa satu persatu dan jika ada data yang berada di luar control limit yang telah ditentukan sebelumnya, maka oleh sistem data tersebut dianggap out of control. Kemudian sistem secara automatis memberikan sinyal kepada user dan memberikan pilihan apakah proses akan dilanjutkan atau dihentikan. Bila proses dilanjutkan, maka sistem akan memeriksa data berikutnya sampai semua data inputan diperiksa. Pembangunan sistem monitoring ini menggunakan bahasa pemrograman Matlab 7.0.1.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleSistem Monitoring Nilai Tengah Proses Produksi Secara Onlineid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordcontrol chartid
dc.subject.keywordcontrol limitid
dc.subject.keywordout of controlid
dc.subject.keywordnormal chartid
dc.subject.keywordparametric chartid
dc.subject.keywordnonparametric chartid
dc.subtypeOtherid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record