| dc.description.abstract | Menjaga proses produksi agar tetap dalam kondisi prima merupakan hal yang sangat
penting bagi kalangan praktisi industri. Oleh karena itu perlu dilakukan pemantauan atau
monitoring terhadap proses produksi, terutama untuk produksi skala besar, sehingga ketika ada
tanda-tanda penyimpangan proses dari kondisi normalnya, maka proses dapat segera dihentikan
untuk diperiksa atau dilakukan perbaikan. Proses monitoring ini biasanya dilakukan dengan
menggunakan bantuan alat yang disebut control chart.
Penelitian ini bertujuan untuk membangun suatu sistem monitoring secara online yang user
friendly berdasarkan landasan teori yang dibahas dalam disertasi Nurdiati (2004). Konsep dasar
sistem monitoring ini dibangun menggunakan control chart dengan empat pendekatan yaitu:
pendekatan normal, pendekatan parametric, pendekatan nonparametric, dan pendekatan data
driven. Sistem memberikan pilihan kepada user untuk memilih salah satu pendekatan tersebut,
atau membiarkan sistem yang memilih berdasarkan karakteristik data observasinya. Sebagai input
dari sistem monitoring ini digunakan data yang dibangkitkan dengan RNG (Random Number
Generator) menggunakan sebaran normal, sebaran chi-square, sebaran gamma, sebaran t-student,
dan sebaran F.
Sistem monitoring ini terdiri dari dua tahap, yaitu: tahap penentuan control limit dan tahap
monitoring. Pada tahap penentuan control limit, user diberi pilihan untuk menggunakan
pendekatan yang sesuai dengan karakteristik data observasinya. Pendekatan yang disediakan oleh
sistem antara lain: pendekatan normal, pendekatan parametric, atau pendekatan nonparametric.
Pendekatan data driven digunakan jika user kurang memahami karakteristik data observasinya.
Dalam hal ini sistem dapat membantunya dengan memilihkan control chart yang paling cocok
berdasarkan model error apakah berada pada normal area, parametric area, atau tidak keduanya.
Pada tahap monitoring, data observasi yang ada diperiksa satu persatu dan jika ada data yang
berada di luar control limit yang telah ditentukan sebelumnya, maka oleh sistem data tersebut
dianggap out of control. Kemudian sistem secara automatis memberikan sinyal kepada user dan
memberikan pilihan apakah proses akan dilanjutkan atau dihentikan. Bila proses dilanjutkan, maka
sistem akan memeriksa data berikutnya sampai semua data inputan diperiksa. Pembangunan
sistem monitoring ini menggunakan bahasa pemrograman Matlab 7.0.1. | id |