Efektivitas Karbon Aktif Tempurung Kelapa Sebagai Adsorben Untuk Menurunkan Warna Allura Red Limbah Cair Farmasi
Abstract
Limbah cair farmasi yang mengandung zat warna sintetik Allura Red masih menyebabkan warna pada efluen meskipun telah melalui proses pengolahan, sehingga diperlukan pengolahan lanjutan yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan membuat karbon aktif tempurung kelapa yang diaktivasi menggunakan H3PO4, menganalisis pengaruh variasi proporsi karbon aktif terhadap penurunan warna Allura Red, serta menentukan efisiensi penyisihan warna yang dihasilkan. Penelitian dilakukan menggunakan sistem filtrasi kolom dengan variasi proporsi karbon aktif sebesar 20%, 30%, 40%, dan 50%. Karbon aktif diuji karakteristiknya melalui kadar air, kadar abu, dan daya serap iodin, sedangkan efektivitas filtrasi dievaluasi berdasarkan perubahan nilai absorbansi menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi karbon aktif meningkatkan kemampuan adsorpsi dan efisiensi penurunan warna Allura Red sehingga berpotensi diterapkan sebagai media filtrasi pada pengolahan limbah cair farmasi. Pharmaceutical wastewater containing the synthetic dye Allura Red may remain colored after conventional wastewater treatment processes, indicating the need for a more effective polishing treatment. This study aimed to prepare phosphoric acid (H3PO4)-activated coconut shell activated carbon, evaluate the effect of different activated carbon proportions on Allura Red color removal, and determine the corresponding removal efficiency. A column filtration system was employed using activated carbon proportions of 20%, 30%, 40%, and 50%. The activated carbon was characterized based on its moisture content, ash content, and iodine adsorption capacity. Filtration performance was evaluated by measuring changes in absorbance using UV–Visible spectrophotometry. The results showed that increasing the proportion of activated carbon enhanced its adsorption capacity and improved the removal efficiency of Allura Red, demonstrating its potential as an effective filtration medium for pharmaceutical wastewater treatment.

