IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Model Kolaborasi Lembaga Keuangan dan Universitas dalam Meningkatkan Akses Layanan Keuangan Mikro dan Kinerja UMK di Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (952.0Kb)
      Fullteks (29.36Mb)
      Date
      2023
      Jenis/Type
      Dissertation
      Subtype
      Animation
      Author
      Suhendi
      Achsani, Noer Azam
      Najib, Mukhamad
      Novianti, Tanti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Usaha Mikro dan Kecil (UMK) memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Namun, UMK selalu menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mengakses pendanaan. Di sisi lain, lembaga keuangan juga menghadapi masalah dan terus berupaya menggunakan berbagai strategi untuk memberikan layanan keuangan kepada UMK. Sebagai salah satu pelaku dalam sistem keuangan inklusif, perguruan tinggi harus mampu berkontribusi dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh UMK dan lembaga keuangan. Universitas sebagai center of excellence seyogyanya mampu berkontribusi dalam membantu akses pembiayaan dan penguatan usaha untuk UMK serta mengakselerasi program-program pemerintah dan lembaga keuangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) mendeskripsikan dan menganalisis kondisi existing layana n keuangan mikro di Indonesia dan menganalisis permasalahan yang terjaditerjadi; 2) menganalisis dan melakukan patok duga ( benchmarking) keberhasilan implementasi lembaga keuangan yang melakukan layanan keuangan mikro di IndonesiaIndonesia; 3) menganalisis indikator keberhasilan utama implementasi layanan keuangan mikro bagi pelaku UMK UMK; 4) merancang model kolaborasi antara lembaga keuangan dan universitas dalam meningkatkan akses layanan keuangan mikro dan kinerja UMK di Indonesia Indonesia; dan 5) menyusun alternatif skema sumber pendanaan dalam upaya mengakselerasi kolaborasi dalam peningkatan akses layanan keuangan mikro dan kinerja UMK di Indonesia Indonesia. Penelitian ini berkontribusi terhadap literatur dalam dua hal utama: pertama, penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan dalam sistem implementasi layanan keuangan mikro (microfinance) bagi pelaku UMK di Indonesia. Permasalahan diidentifikasi secara komprehensif dan dipetakan sistem keterkaitan yang terjadi satu dengan yang lainnya dan dianalisis secara terintegrasi. Kedua, penelitian ini menghasilkan model kolaborasi antara pelaku terkait khususnya lembaga keuangan dan universitas dalam meningkatkan akses layanan keuangan mikro dan kinerja UMK di Indonesia. Fokus analisis pada penelitian ini adalah pada usaha mikro dan kecil di Indoenesia yang secara jumlah mencapai 99,8% dari usaha di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif eksploratif dan pendekatan Soft System Methodology (SSM) yang menggunakan 7 (tujuh) tahapan dimana dalam penelitian ini tahapan-tahapan tersebut didukung oleh pendekatan dan metode/alat analisis sesuai masing-masing tahapan diantaranya studi literatur, analisis benchmarking, rich picture, CATWOE (client, actors, transformation, world view, owner and environmental constraints) dan PAM (Purposeful Activity Model) dan diperkuat dengan metode interpretative structure modelling (ISM) yang dilakukan melalui interview pakar.
       
      Micro and Small Enterprises (MSEs) play a crucial and strategic role in national economic development. However, MSEs often face various challenges, particularly in accessing funding. On the other hand, financial institutions also encounter problems and continuously strive to employ various strategies to provide financial services to MSEs. As a participant in inclusive financial systems, universities should contribute to solving the problems faced by MSEs and financial institutions. Universities, as centers of excellence, should be able to assist in facilitating access to financing, strengthening MSEs, and accelerating government programs and financial institution initiatives. The objectives of this research are as follows: 1) to describe and analyze the existing condition of microfinance services in Indonesia and analyze the problems that occur; 2) to analyze and benchmark the successful implementation of financial institutions providing microfinance services in Indonesia; 3) to Analyze the key success indicators for the implementation of microfinance services for MSE actors; 4) designing a collaboration model between financial institutions and universities in increasing access to microfinance services and the performance of MSEs in Indonesia; and 5) develop alternative financing schemes in an effort to accelerate collaboration in increasing access to microfinance services and the performance of MSEs in Indonesia. This research contributes to the literature in two main areas: first, it identifies and analyzes issues in the implementation of microfinance services for MSEs in Indonesia comprehensively, mapping the interrelated systems and providing an integrated analysis. Second, it proposes a collaboration model between stakeholders, particularly financial institutions and universities, to support microfinance and strengthen MSE performance in Indonesia. This study focuses on micro and small enterprises in Indonesia, which comprise 99.8% of all businesses in the country. This research adopts an exploratory qualitative approach and utilizes the Soft System Methodology (SSM) consisting of seven stages. Each stage is supported by appropriate approaches and analytical tools, including literature review, benchmarking analysis, rich picture, CATWOE (Client, Actors, Transformation, Worldview, Owner, and Environmental constraints), PAM (Purposeful Activity Model), and is reinforced by the interpretative structure modeling (ISM) method through expert interviews.
       
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179975
      Collections
      • DF - Business [400]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository