Show simple item record

dc.contributor.advisorArinana
dc.contributor.advisorAlipraja, Irsan
dc.contributor.authorSANJANI, IKRAM
dc.date.accessioned2026-09-17T00:56:12Z
dc.date.available2026-09-17T00:56:12Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179952
dc.description.abstractKelurahan Sekip Hilir, Indragiri Hulu, Riau, memiliki kondisi lingkungan yang mendukung aktivitas rayap, terutama adanya kebun kelapa sawit di sekitar permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies rayap dan menganalisis intensitas kerusakan komponen kayu pada bangunan di Kelurahan Sekip Hilir. Kayu umpan dikubur selama tiga bulan, kemudian dianalisis persentase kerusakannya. Identifikasi rayap dilakukan secara morfologi menggunakan mikroskop digital. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat dua genus rayap, yaitu Nasutitermes sp. dan Macrotermes sp., dengan sebaran yang tidak merata dan lebih banyak ditemukan pada wilayah yang berdekatan di perkebunan kelapa sawit. Suhu lingkungan selama penelitian berkisar antara 22,2–37,9 °C, sedangkan kelembapan berkisar antara 49,8–89,7%. Kondisi bangunan didominasi kategori baik (60%), diikuti kategori sedang (36,7%) dan rusak ringan (3,3%). Kerusakan bangunan didominasi oleh faktor abiotik sebesar 60,8%, diikuti faktor biotik sebesar 21,07% dan faktor mekanis sebesar 17,03%.
dc.description.sponsorshipDr. Arinana, S.Hut., M.Si.
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleIdentifikasi Spesies Rayap dan Intensitas Kerusakan Bangunan di Kelurahan Sekip Hilir, Indragiri Hulu, Riau.id
dc.title.alternativeIdentification of Termite Species and the Severity of Building Damage in Sekip Hilir Village, Indragiri Hulu, Riau.
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordMacrotermes spid
dc.subject.keywordNasutitermes spid
dc.subject.keywordpermukimanid
dc.subject.keywordpinusid
dc.subject.keywordumpan kayuid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record