| dc.description.abstract | Obesitas merupakan gangguan metabolik kronis akibat akumulasi lemak tubuh berlebih yang berkaitan dengan stres oksidatif dan inflamasi kronis. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan struktural pada pankreas dan aorta. Daun asam jawa (Tamarindus indica L.) dan daun jambu biji (Psidium guajava L.) mengandung quercetin, flavonoid, tanin, dan senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek kombinasi kedua ekstrak terhadap profil hematologi, histopatologi pankreas dan aorta, serta imunoekspresi insulin dan TNF-a pada tikus Sprague Dawley yang diinduksi pakan tinggi lemak (PTL).
Dua puluh ekor tikus jantan Sprague Dawley (10–12 minggu, ±200 g) dibagi menjadi empat kelompok (n=5): KK (pakan standar), KN (PTL 10 minggu), KP (PTL 6 minggu + Orlistat® 4 minggu), dan PE (PTL + kombinasi ekstrak 500 mg/kgBB/hari, rasio 1:1, 10 minggu). Parameter dievaluasi meliputi hemogram, skor histopatologi, morfometri pulau Langerhans dan ketebalan dinding aorta, serta imunoekspresi insulin dan TNF-a.
Hasil menunjukkan kadar Hb (13,74±1,00 g/dL) dan HCT (41,52±2,74%) kelompok PE lebih tinggi dibandingkan KN (p<0,05) dan mendekati KK. Skor kongesti (0,36±0,17) dan edema pankreas (0,04±0,09) pada PE berbeda nyata dengan KN dan mendekati normal. Luas pulau Langerhans PE (11.490,63±3.623,21 µm²) lebih rendah dari KN (23.906,93±1.507,57 µm²) dan berbeda nyata dengan semua kelompok. Imunoreaktivitas insulin PE (3,31±1,76%) tidak berbeda nyata dengan KK (1,48±0,61%). Pada aorta, ketebalan dinding PE (135,84±14,71 µm) lebih rendah dari KN (180,77±7,71 µm), dan imunoreaktivitas TNF-a PE (2,17±0,66%) mendekati KK (0,99±0,25%).
Kombinasi ekstrak T. indica dan P. guajava menunjukkan efek protektif yang konsisten terhadap parameter hematologi, histopatologi pankreas dan aorta, serta imunoreaktivitas insulin dan TNF-a pada kondisi paparan pakan tinggi lemak. Mekanisme yang mendasari kemungkinan berkaitan dengan aktivitas antioksidan dan antiinflamasi quercetin serta senyawa fenolik kedua ekstrak, meskipun jalur molekuler belum dapat dikonfirmasi secara langsung dalam penelitian ini. | |