Show simple item record

AI-Trac: Module Device 2-Mode Pada Traktor Tangan Berbasis Artificial Intelligence Dan Geospatial Information Untuk Meningkatkan Produktivitas Operasional Pertanian Berkelanjutan

dc.contributor.authorSiskandar, Ridwan
dc.contributor.authorNovianti, Inna
dc.contributor.authorKusumah, Billi Rifa
dc.contributor.authorArios, Roma Juliana
dc.contributor.authorMaimun, Annisa Raihanah
dc.date.accessioned2026-09-01T00:53:15Z
dc.date.available2026-09-01T00:53:15Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179874
dc.description.abstractSektor pertanian memegang peranan krusial sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional, meskipun mayoritas petani di Indonesia masih bertumpu pada mekanisasi konvensional yang mengandalkan tenaga manusia. Di tingkat global, mekanisasi pertanian telah menjadi pendorong utama peningkatan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian. Pasar traktor pertanian dunia mencapai nilai sekitar USD 60,08 mi liar pada tahun 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD 88,95 miliar pada tahun 2030 dengan laju pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 6,5%. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya kebutuhan akan efisiensi tenaga kerja pertanian, dukungan kebijakan pemerintah melalui berbagai program mekanisasi, serta semakin luasnya adopsi teknologi pertanian presisi di berbagai negara (Fortune Business Insights, 2025). Sejalan dengan itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa memproyeksikan bahwa populasi dunia akan mencapai 9,7 miliar jiwa pada tahun 2050, sehingga produksi pangan global perlu meningkat sekitar 69% dibandingkan tahun 2010. Kondisi tersebut menjadikan investasi pada alat dan mesin pertanian (alsintan) sebagai salah satu kebutuhan strategis untuk menjamin ketahanan pangan dunia (Statistics Market Research Consulting, 2024). Di kawasan Asia-Pasifik, pasar mekanisasi pertanian bernilai USD 25,12 miliar pada tahun 2023 dan diperkirakan mencapai USD 39,84 miliar pada tahun 2032 dengan CAGR sebesar 5,25%, menjadikan kawasan ini sebagai penyumbang sekitar 45,81% pasar traktor global (Market Data Forecast, n.d.). Sementara itu, tingkat mekanisasi di berbagai negara masih menunjukkan kesenjangan yang cukup besar. Vietnam, misalnya, telah mencapai tingkat mekanisasi sekitar 3,8 hp/ha dengan kepadatan 202 unit traktor per 1.000 hektar, sedangkan beberapa negara Afrika seperti Nigeria dan Ethiopia masih memiliki kepadatan di bawah 20 unit per 1.000 hektar (Yadav et al., 2025). ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherProdi Teknologi Rekayasa Komputer Sekolah Vokasi-IPB Universityid
dc.titleModel Strategi Hilirisasi Ai-Trac Program Hilirisasi Riset IPB Universityid
dc.titleAI-Trac: Module Device 2-Mode Pada Traktor Tangan Berbasis Artificial Intelligence Dan Geospatial Information Untuk Meningkatkan Produktivitas Operasional Pertanian Berkelanjutan
dc.subtypeOtherid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record