Show simple item record

dc.contributor.advisorIrfany, Mohammad Iqbal
dc.contributor.advisorLubis, Deni
dc.contributor.authorAndini, Wulan Cahya
dc.date.accessioned2026-08-28T06:31:36Z
dc.date.available2026-08-28T06:31:36Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179860
dc.description.abstractMenurut Laporan Perekonomian Bank Indonesia (2026), pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 diproyeksikan berada pada kisaran 4,7–5,5% (yoy) dengan tren meningkat. Pertumbuhan ini didukung oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan. Namun, perkembangan tersebut juga meningkatkan kompleksitas risiko, sehingga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan finansial melalui asuransi. Meskipun industri asuransi di Indonesia terus berkembang, kinerjanya masih tertinggal dari standar regional. Rendahnya penetrasi asuransi di Indonesia mengindikasikan bahwa potensi pengembangannya masih sangat besar, namun kinerjanya kurang baik. Dalam beberapa tahun terakhir, muncul berbagai kasus di industri asuransi yang berkaitan dengan keterlambatan pembayaran klaim dan masalah solvabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat efisiensi teknis serta pengaruh efisiensi teknis dan faktor-faktor keuangan terhadap solvabilitas industri asuransi di Indonesia periode 2020-2024. Efisiensi teknis diukur menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA), sedangkan pengaruh Efisiensi Teknis, Claim Ratio, Premium Growth Ratio, Return on Investment, dan PDB growth terhadap solvabilitas dianalisis menggunakan regresi data panel dengan model Fixed Effects. Berdasarkan hasil pengukuran efisiensi teknis menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) pada lima industri asuransi di Indonesia periode 2020–2024, tingkat efisiensi teknis masing-masing perusahaan masih berfluktuasi, meskipun sebagian besar menunjukkan peningkatan pada akhir periode penelitian. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan semakin mampu mengoptimalkan biaya operasional untuk menghasilkan premi, walaupun belum seluruhnya mencapai kondisi efisien secara optimal. Hasil analisis regresi data panel menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap solvabilitas. Secara parsial, Efisiensi Teknis, Premium Growth Ratio, Return on Investment, dan PDB Riil berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan Claim Ratio berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi operasional, menjaga pertumbuhan premi yang berkualitas, meningkatkan profitabilitas, serta mampu beradaptasi terhadap perubahan kondisi makroekonomi agar kemampuan perusahaan dalam memenuhi seluruh kewajibannya dapat terus dipertahankan.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Efisiensi Teknis dan Faktor-Faktor Keuangan terhadap Solvabilitas Industri Asuransi di Indonesiaid
dc.title.alternativeThe Impact of Technical Efficiency and Financial Factors on the Solvency of Insurance Industry in Indonesia
dc.typeTesis
dc.subject.keywordAsuransiid
dc.subject.keywordData Envelopment Analysis (DEA)id
dc.subject.keywordEfisiensiid
dc.subject.keywordsolvabilitasid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record